Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Tampilkan postingan dengan label Spanyol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Spanyol. Tampilkan semua postingan

Colok Mata, Mourinho Akhirnya Kena Sanksi

Jose Mourinho akhirnya dikenai sanksi dua pertandingan tidak boleh berada di pinggir lapangan, akibat ulahnya saat Real Madrid melawan Barcelona leg kedua Piala Super Spanyol lalu.

Entrenador Real Madrid, Mourinho akhirnya dijatuhi sanksi oleh komisi disiplin sepakbola Spanyol (RFEF) setelah mencolok asisten pelatih Barca, Tito Vilanova, pada leg kedua Piala Super Spanyol bulan Agustus lalu.

Menurut Goal.com, Komite Disiplin Spanyol mengumumkan sanksi tersebut pada hari Rabu (5/10/2011) setelah melihat bukti yang telah dikumpulkan.


'The Special One' tertangkap kamera mencolok mata Vilanova saat terjadi keributan antara pemain Madrid dan Barca di partai tersebut.

Tekel buruk Marcelo terhadap Cesc Fabregas memicu keributan usai situasi panas sepanjang laga, yang juga melibatkan para pelatih kedua tim termasuk Mourinho.

Pelatih asal Portugal itu dilarang menemani pasukannya pada dua pertandingan serta denda 600 Euro (Rp 7 juta) akibat ulahnya, sementara Madrid akan dijatuhkan sanksi 180 Euro (Rp 2 juta).

Tetapi sanksi Mourinho hanya akan dijatuhkan pada ajang Piala Super Spanyol saja, tidak berlaku pada La Liga atau Piala Raja.

Sedangkan untuk Vilanova, dia menghadapi sanksi satu pertandingan dan juga terkena denda sebesar 600 Euro, dan Barca dikenakan denda 90 Euro (Rp 1 juta).

Guardiola Akui Barca Tak Tampil Brilian


Pep Guardiola mengaku puas dengan penampilan Barcelona meski David Villa dkk tak menunjukkan permainan terbaik saat menang 1-0 di kandang Sporting Gijon, Senin (3/10) dini hari WIB.

Menurut Guardiola, tim tuan rumah bertahan sangat bagus dan mampu meredam agresivitas Barca sehingga sang juara bertahan gagal mencetak gol kedua dan hanya menang tipis berkat gol tunggal Adriano. "Kami menghadapi Sportin Gijon yang bermain hebat, dengan banyak pemain di belakang dan sangat berdekatan satu sama lain," kata Guardiola pada wartawan usai pertandingan.

"Mereka tak banyak memberi ruang karena mereka bertahan dengan sangat bagus. Setiap kali kami usai menjalani pertandingan di Liga Champions, kami menemui kesulitan. Kami hanya bermain bagus pada 30 menit awal,"

"Kemudian, kami tidak tampil brilian karena Sporting memiliki pertandingan yang bagus, tapi kami tetap mengontrol permainan dan mereka tak banyak menciptakan peluang," Barcelona sempat mengklaim penalti atas pelanggaran pada Lionel Messi di kotak terlarang, tapi wasit tak memberi penalti dan Guardiola membantah anggapan bahwa bintang asal Argentina itu melakukan diving.

"Saya tak melihatnya, tapi setiap orang kemudian akan tahu ketika Messi jatuh karena dia telah didorong. Pengamatan wasit lebih bagus dari saya, anda seharusnya tahu itu," tegas Guardiola.

Gol Tunggal Canales Terbangkan Valencia ke Puncak

Gol Sergio Canales pada awal pertandingan melawan Granada, cukup membuat Valencia terbang untuk bertengger di puncak papan klasemen La Liga.

Tendangan Canales pada menit-3 membawa Valencia kembali ke jalur kemenangan dan mendongkrak mereka keposisi teratas papan klasemen berkat kemenangan 1-0 atas Granada di Mestalla, Minggu dini hari WIB (2/10/2011).

Valencia berhasil menang pada tiga laga awal La Liga sebelum ditahan imbang oleh Barcelona, dan merasakan kekalahan pertama musim ini pada pekan lalu ditangan Sevilla.

Tengah pekan ini Valencia juga gagal menang atas Chalsea pada Liga Champions, jadi kemenangan malam ini cukup mengangkat moral 'El Che'.

Pada pertandingan itu, Valencia hanya butuh tiga menit untuk mengunci kemenangan. Tendangan kaki kiri akurat Canales merobek sisi kanan bawah gawang Granada untuk membuat tuan rumah unggul cepat 1-0.

Sebenarnya Valencia bisa memperbesar jarak lewat Jeremy Mathieu dan Roberto Soldado, sayang keduanya masih belum bisa memaksimalkan peluang.

Sebiji gol Canales cukup membawa Valencia bertengger di puncak klasemen dengan 13 poin dari enam kali bertanding, meski bisa kembali melorot keurutan tujuh saat pertandingan akhir pekan ini selesai seluruhnya.

Hattrick Messi Benamkan Atletico

Barcelona kembali menunjukkan sosok sesungguhnya sebagai juara bertahan dengan mempecundangi Atletico Madrid 5-0 di Nou Camp, Minggu dini hari WIB. Kemenangan ini mendongkrak Los Azulgrana ke posisi kedua klasemen sementara dengan 11 poin dari lima pertandingan, terpaut 1 poin dengan Real Betis yang duduk di puncak dengan 12 poin dari empat pertandingan.


Keperkasaan Barca sempat dipertanyakan menyusul penampilan yang kurang meyakinkan dalam dua laga dari empat laga pertama musim ini saat mereka ditahan imbang Real Sociedad dan Valencia dengan skor masing-masing 2-2.


Sebaliknya, Atletico mulai diperhitungkan sebagai salah satu kandidat juara musim ini setelah tampil impresif dalam dua laga sebelumnya dengan menghempaskan Racing Santander dan Sporting Gijon masing-masing dengan skor 4-0.


Apalagi, mereka kini punya mesin gol baru, Radamel Falcao, yang mencetak lima gol dalam kedua pertandingan itu. Wajar jika kemudian banyak yang memprediksi Los Rojiblancos bakal memberikan perlawanan sengit bagi Barca.


Tapi, prediksi itu tak terbukti di lapangan. Barca bahkan nyaris tak menemui kesulitan berarti.  Terbukti, mereka langsung unggul 3-0 dalam 26 menit pertama lewat gol-gol David Villa, bunuh diri Miranda dan Lionel Messi.


Situasi serupa berlaku di babak kedua, di mana  Messi mencetak dua gol lagi untuk memastikan kemenangan Barca sekaligus menambah koleksinya di La Liga musim ini menjadi 8 gol yang memabawanya ke puncak daftar Pichichi, unggul satu gol atas striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Paceklik Gol, Madrid Bidik Pazzini

Gagal mencetak gol dalam dua laga terakhir membuat pelatih Real Madrid Jose Mourinho pusing tujuh keliling. Dia pun kini membidik bomber Inter Milan Giampaolo Pazzini.

Los Blancos tampil kurang memuaskan di dua laga terakhir di ajang La Liga. Setelah sebelumnya ditumbangkan Levante 1-0, Madrid hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Racing Santander, Kamis (22/9/2011) dinihari WIB.

Barisan lini depan Madrid yang terkenal garang di depan gawang, seperti Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema, bagaikan mati kutu dalam mencetak gol di dua laga terakhir.

Kini, Madrid tengah mencari solusi untuk memecahkan permasalahan itu. yang terdekat adalah mendatangkan penyerang baru.

Sebagaimana dilansir AS, Madrid mempertimbangkan untuk mendatangkan striker Inter Milan, Giampaolo Pazzini, di bursa transfer Januari nanti.

Sebagai mantan pelatih Inter Milan, Mourinho tahu pasti kualitas Pazzini. Mou juga mengagumi penampilan striker 27 tahun ini, meski Pazzini masih berjuang mendapatkan tempat utama di Inter musim ini.

Peluang Pazzini bergabung ke Santiago Bernabeu tampaknya bergantung kepada pelatih anyar Inter, Claudio Ranieri. Jika Pazzini masih masuk dalam rencana Ranieri, maka ia akan sulit didatangkan ke Bernabeu.

Barcelona Tertahan di Mestalla

Meski sempat tertinggal 1-2 di babak pertama kontra Valencia, Barcelona akhirnya mampu membawa pulang satu poin.

Pertandingan seru tersaji di Mestalla, kandang Valencia. Meski bermain tandang, seperti biasanya, Barcelona tampil dengan penguasaan bola yang baik.

Namun Barcelona harus kebobolan terlebih dulu di menit ke-12. Umpan silang Mathieu ditujukan untuk Soldado, namun bola mengenai Abidal dan meluncur ke gawang sendiri. Valdes gagal menghalau bola tersebut.

Tak butuh waktu lama bagi Barcelona untuk mencetak gol penyeimbang. Dua menit pasca kebobolan, mereka mampu mencetak gol. Berawal dari umpan Fabrgeas ke Messi, dan pemain Argentina itu memberikan umpan kepada Pedro.

Pedro mampu melesakkan bola ke tiang dekat gawang Valencia yang dikawal oleh Guaita. Skor imbang 1-1.

Valencia kembali berhasil unggul. Kembali Mathieu berperan besar atas terciptanya gol kedua Valencia. Mathieu berhasil mengiris pertahanan sebelah kiri Barcelona. Pemain Prancis itu berhasil memberikan bola kepada Pablo Hernandez dan tanpa ampun ia menghujamkan bola ke gawang Valdes.

Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Di awal babak kedua, Valencia berpeluang mencetak gol ketiga melalui Soldado. Menit ke-50 ia mampu melepaskan tembakan dari sebuah umpan silang mendatar, tapi tembakannya masih lemah.

Untuk meningkatkan daya gedor, Barca memasukkan Villa dan Thiago Alcantara. Menit ke-68, Barca berpeluang menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sepakan keras Mascherano dari luar kotak penalti hanya membentur mistar gawang.

Gol yang ditunggu Barcelona akhirnya hadir di menit ke-77. Messi memberikan umpan terobosan lambung kepada Fabregas. Mantan pemain Arsenal itu mampu mengontrol bola dengan baik dan melepaskan tembakan dengan kaki kirinya. Kiper Valencia sudah mati langkah dan Fabregas sukses mencetak gol keempatnya musim ini.

Barcelona terus menyerang pertahanan Valencia. Kerjasama Xavi, Messi dan Fabregas selalu membuat lini pertahanan Valencia kocar-kacir. Barca mendapat peluang emas di menit ke-88. Messi memberikan umpan matang ke Villa. Sepakan mantan pemain Valencia itu masih mampu dihalau dengan gemilang oleh kiper Valencia, Guaita.

Hingga usai, skor 2-2 tidak berubah.

Susunan pemain:

Valencia: Guaita, Miguel, Rami, Victor Ruiz, Mathieu (Piatti 73'), Albelda (Costa 46'), Banega, Pablo Hernandez, Jordi Alba, Canales (Jonas 69'), Soldado.

Barcelona: Valdes, Alves, Puyol (Alcantara 63'), Mascherano, Abidal, Busquets, Xavi, Keita (Adriano 58'), Fabregas, Messi, Pedro (Villa 57').

Mustahil Saingi Barca dan Madrid di La Liga

Penyerang Atletico Madrid, Jose Antonio Reyes, mengakui bahwa secara kasat mata mustahil untuk bersaing dengan Barcelona dan Real Madrid di La Liga.

Sejak Valencia merebut trofi La Liga 2003-04, gelar La Liga berikutnya bergantian jatuh ke tangan Madrid maupun Barcelona. Banyak yang memprediksi kondisi tersebut masih akan bertahan musim ini.

“Barcelona dan Real Madrid adalah dua klub kuat yang bisa merekrut siapapun yang mereka mau, karena itu mustahil untuk bersaing dengan mereka,” ujar Reyes, seperti dinukil dari FIFA.com.

“Gelar liga menjadi rebutan keduanya dan tim lainnya bertarung untuk tempat yang tersisa. Saya rasa liga yang diikuti Atletico, sama seperti tim lain (di luar Barca dan Madrid), diawali di tempat ketiga. Ini berarti trofi yang kami perebutkan sebenarnya adalah tempat di Liga Champions,” lanjutnya.

Reyes, yang pernah memperkuat Arsenal musim 2004 hingga 2007, membandingkan perbedaan antara liga Spanyol dan liga Inggris. Menurutnya, La Liga lebih berat dibanding Liga Primer.

“Liga Spanyol jelas yang terbaik, tak perlu diragukan. Bermain di liga Inggris ituenak karena temponya yang cepat dan jarang berhenti, dan wasit hanya meniup peluit untuk pelanggaran yang jelas-jelas kasar.”

“Tetapi secara kualitas dan pengusaan bola, masih lebih bagus liga Spanyol,” pungkasnya.

Inilah Hasil Lengkap La Liga

Kompetisi La Liga Spanyol telah memasuki pekan ketiga. Hari ini sebanyak sepuluh tim saling bertarung guna memperebutkan poin maksimal. Bagaimanakah hasilnya?

Real Madrid menelan kekalahan perdananya musim ini. Los Blancos tak berdaya saat bertandang ke markas Levante, Stadion Ciudad de Valencia, Senin (19/9/2011) dinihari WIB.

Madrid harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-40 menyusul kartu merah yang diterima Sami Khedira. Gol tunggal kemenangan Levante dicetak oleh Arouna Kone.

Sementara, rival sekota Madrid, Atletico Madrid, berpesta gol ke gawang Racing Santander, Senin (19/9/2011) dinihari WIB.

Empat gol sukses disarangkan Atletico ke gawang Racing masing-masing melalui hatrik Radamel Falcao dan satu gol Adrian di menit ke-78.

Inilah Hasil Lengkap La Liga Pekan Ketiga: 
Granada               1 - 0    Villarreal
Mallorca               0 - 1    Malaga
Sporting Gijon      0 - 1    Valencia
Barcelona             8 - 0    Osasuna
Sevilla                  1 - 0    Real Sociedad
Getafe                  0 - 1    Rayo Vallecano
Zaragoza              2 - 1    Espanyol
Atletico Madrid    4 - 0    Racing Santander
Levante               1 - 0    Real Madrid
Athletic Bilbao     2 - 3    Real Betis
    

Messi Hattrick, Barca Gilas Osasuna 8-0

Barcelona berhasil menjawab kritikan yang datang saat bermain imbang 2-2 dengan Sociedad. Mereka mengamuk dengan meraih kemenagan 8-0 atas Osasuna, Minggu (18/9) dinihari WIB.

Sebagai tuan rumah, Barcelona tampil dominan sejak menit pertama. Tidak butuh waktu lama buat anak asuh Pep Guardiola itu untuk mencetak gol. Di menit ke-5, mereka berhasil unggul 1-0 berkat gol Lionel Messi usai memanfaatkan umpan tandukan kepada Daniel Alves.

Barca kembali berhasil mencetak gol kedua tujuh menit kemudian tepatnya di menit ke-12. Kali ini giliran Messi yang memberikan umpan matang kepada Cesc Fabregas. Kedua pemain itu melakukan umpan one two sebelum akhirnya Fabregas melepaskan tembakan voli keras dengan kaki kirinya dan menghujam deras gawang Osasuna yang dikawal oleh Fernandez.

Fabregas hampir saja mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. Lolos dari jebakan offside, Fabregas tinggal berhadapan dengan Fernandez. Mantan pemain Arsenal itu mencoba melakukan sepakan lob namun dengan cekatan Fernandez mampu mengamankan gawangnya dari kebobolan.

Dua menit kemudian, Barcelona kembali memiliki peluang untuk mencetak gol ketiga. Messi memberikan umpan jauh kepada Abidal. Pemain Prancis itu mampu melepaskan sundulan. Sayang, sundulan mantan pemain Lyon itu membentur tiang.

Kembali mistar gawang menjadi penghalang Barcelona untuk mencetak gol ketiga. Kali ini giliran sepakan Messi yang membentur mistar gawang di menit ke-30.

Akhirnya Barcelona mampu mencetak gol ketiga melalui David Villa di menit ke-34. Menerima umpan dari Abidal, Villa berhasil mengelabui Fernandez dan menceploskan bola ke gawang yang kosong.

Barca mencetak gol keempatnya melalui gol bunuh diri pemain Osasuna Roversio di menit ke-40.

Satu menit kemudian, Messi mencetak gol keduanya di pertandingan ini dan membuat Barcelona unggul 5-0 dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Barcelona tidak mengendurkan tekanan. Di menit ke-49, kembali tiang gawang menjadi 'hantu' untuk Barcelona. Sepakan Messi kembali menyentuh mistar gawang.

Barcelona berhasil mencetak gol keenam melalui Xavi di menit ke-57. Menerima umpan terobosan lambung dari Messi, Xavi berhasil mencungkil bola dan melewati jangakauan Fernandez.

Akhirnya Osasuna mendapat peluang emas untuk mencetak gol di menit ke-64. Nino melepaskan tembakan ke gawang Valdes dari sudut cukup sempit, namun sepakannya masih melebar. Osasuna berhasil mencetak gol di menit ke-66 melalui Ibrahima, namun wasit menganulir gol tersebut karena offside.

Barcelona tidak memberikan ampun kepada Osasuna dalam pertandingan ini. Mereka mampu mencetak gol ketujuh melalui kaki Villa di menit ke-79 usai menerima umpan terukur dari Fabregas.

Tiga menit kemudian, Messi mencetak hat-trick di pertandingan ini. Pemain Argentina itu berhasil mengelabui tiga pemain Osasuna sebelum akhirnya membobol gawang Fernandez. Skor 8-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Susunan pemain:

Barcelona: Valdes; Alves, Puyol (Maxwell 54'), Mascherano, Abidal (Adriano 46'); Busquets, Xavi (Afellay 61'), Thiago; Cesc, Messi, Villa.

Osasuna: Andres Fernandez; Bertran, Roversi, Reuben, Raitala (Cejudo 46'); Damia, Punal, Lolo, Lamah, Raul Garcia (Ibrahima 62'); Nino.

Guardiola: Saya Tidak Pernah Janjikan Gelar

Pelatih Barcelona, Pep Guardiola mengatakan kemungkinan kubunya merasakan paceklik gelar sama besarnya dengan keberhasilan mereka mereka beberapa tahun terakhir. Tanda Barca melemah?

Meski menghabiskan uang banyak pada bursa transfer lalu dan memiliki skuad bertabur bintang, Juara Eropa itu gagal menang pada dua laga terakhir melawan Real Sociedad dan AC Milan, membuat kritik mulai berhembus.

"Saya tidak akan pernah menjanjikan sebuah gelar dan faktanya, itu akan sangat normal jika kita tidak memenangkan apapun," ujar Guardiola, seperti yang dinukil dari Goal.com.

"Yang bisa saya janjikan adalah tim ini akan dikenal orang," sambungnya.

Selain hasil buruk, Barca juga memiliki daftar cedera yang panjang setelah Alexis Sanchez dan Andres Iniesta menyusul Gerard Pique, beruntung Carles Puyol yang sudah bisa kembalo usai mengalami cedera cukup lama. Tapi itu tidak dijadikan Guardila sebuah alasan.

"Musim lalu Jeffren dan Bojan, sekarang giliran Iniesta dan Alexis, jadi tidak ada yang berubah," paparnya.

Akhir pekan ini, semangat kebangkitan Barcelona dinantikan saat menjamu Osasuna, hari Sabtu waktu setempat (17/9/2011).

Mimpi Pique Jadi Presiden Barca

Pemain belakang Barcelona, Gerard Pique telah mengungkapkan keinginannya untuk tetap bergelut di dunia sepakbola saat karirnya telah usai, dia pun berambisi menjadi presiden klub kota Katalan tersebut.

Saat ini Barca dipimpin oleh Sandro Rosell setelah menggantikan Joan Laporta pada musim panas 2010, dan Pique bermimpi bisa sesukses Rosell jika suatu hari jadi pemimpin tertinggi di Camp Nou.

"Jika saya sudah tidak bermain sepakbola, jelas saya akan berakhir di dunia sepakbola tetapi diposisi lain," ujar Pique, seperti yang dikutip oleh El Mundo Deportivo.

"Ketika sepakbola menjadi bagian hidup, anda akan terus ingin bergelut di dunia ini. Saya tidak akan meninggalkan dunia sepakbola ketika pensiun," paparnya.

"Sebelumnya saya pernah bilang, saya ingin menjadi presiden Barcelona dan itu masih menjadi ambisi saya. Namun waktu masih panjang, jadi kita lihat saja bagaimana kedepannya," ungkap Pique.

Pemain berusia 24 tahun itu adalah produk akademi Barca dan meraih sukses di Camp Nou setelah merasakan kerasnya Liga Primer Inggris selama empat tahun bersama Manchester United.

Gara-gara Angry Birds, De Jong Tampil Beringas

Siapa yang sangka, permainan lucu nan imut Angry Birds ternyata memicu Nigel De Jong untuk tampil semangat dan terkadang beringas.

Gelandang Manchester City itu menuai banyak kartu kuning musim lalu karena tekelnya yang keras dan menjurus kasar. Sementara pelatih timnas Belanda, Bert van Marwijk sampai memarkirnya karena menilai sang pemain terlalu kasar.

Insiden yang masih membekas saat De Jong masih berkostum timnas Belanda adalah tendangannya ke dada gelandang timnas Spanyol, Xabi Alonso, pada final Piala Dunia 2010.

Sang gelandang mengungkapkan bahwa permainan di perangkat iPod yang memicu semangatnya sebelum tampil di lapangan.

“Saya mendengarkan musik lewat iPod saya selama 15 menit sebelum saya memainkan Angry Birds di ponsel saya,” ujarnya, seperti dikutip dari The Sun.

“Saya selalu bersantai dan orang-orang sering meneriaki saya untuk bergegas karena pertandingan akan segera dimulai. Tetapi saya tetap saja bermain Angry Birds. Itu membuat saya kecanduan,” lanjutnya.
Angry Birds adalah permainan sederhana yang tak terlalu menuntut pemainnya untuk berpikir.

Permainan ini awalnya hanya bisa diaplikasikan pada piranti elektronik dengan teknologi layar sentuh. Namun saat ini sudah muncul aplikasinya untuk komputer meja.

Barcelona Masih Terlilit Hutang Segunung

Wakil presiden Barcelona, Javier Faus, telah mengungkapkan bahwa juara Eropa itu masih berada dalam kondisi finansial yang rumit, meski telah mengurangi hutang sebesar 15 persen.

Kubu Camp Nou itu berhutang 430 juta Euro, atau setara dengan Rp 5 triliun, tahun lalu dan meski sudah berkurang 364 juta Euro, Faus merasa Barca masih harus melakukan banyak perbaikan.

"kami berhasil meningkatkan keuntungan, dan mengurangi hutang, tapi kami masih dalam situasi yang sulit. Hutang masih terlalu tinggi buat kami untuk melihat masa depan," ujar Faus pada situs resmi Barca.

"Bukan hutang yang kami inginkan, dan kami ingin menguranginya ke tingkat terendah tergantung cash flow yang dihasilkan klub. Kami akan terus melanjutkannya. Kami tidak bisa berhutang terlalu banyak pada bank, dan kami harus menghasilkan keuntungan," lanjutnya.

Juara La Liga dan Liga Champions itu menghabiskan 60 juta Euro lebih musim panas ini untuk mendapatkan jasa Cesc Fabregas dan Alexis Sanchez, sementara melepas Bojan Krkic, Oriol Romeu dan Jeffren Suarez.

Legenda Prancis Bagi Tips untuk Kalahkan Barcelona

Presiden UEFA, Michael Platini, yakin semua klub kesulitan untuk meniru gaya bermain Barcelona. Namun legenda Prancis itu pun punya resep mengalahkan Barca. Apa itu?

Klub asal Katalunya itu tak terbendung ketika menjuarai La Liga, Liga Champhions, Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol dalam waktu hanya beberapa bulan.

Platini pun memberikan sedikit tips bagaimana memecahkan dominasi Barcelona di Spanyol dan Eropa.

"Akan sangat sulit menirukan gaya bermain Barcelona," ujar Platini pada Sky Sport Italia.

"Saya pikir gaya bermain mereka hanya bisa dikalahkan jika tim lain menerapkan gaya yang berbeda," paparnya.

Berbicara soal sepakbola Italia yang dinilai mulai kalah dari Bundesliga Jerman, setelah satu tempat wakil Italia jadi milik Jerman di Liga Champions mulai musim ini, eks penyerang Juventus itu enggan mengatakan Seri-A sedang terjepit.

"Saya pikir sepakbola Italia tidak dalam kesusahan," ujar Platini. "Buktinya, saya baru saja menyerahkan trofi Liga Champions pada AC Milan (2007) dan Inter Milan (2010)," imbuhnya.

Pengusaha Indonesia Bidik Espanyol

Pengusaha asal Indonesia dikabarkan akan menjadi sponsor sekaligus membeli saham salah satu klub La Liga Spanyol, Espanyol.

Dilansir suratkabar AS, Espanyol saat ini sedang membidik pasar alternatif di kawasan Asia. Perusahaan aparel Cina Li-Ning sudah menjadi sponsor perlengkapan tim bersama perusahaan asal Meksiko, Quintana Roo, yang mempromosikan kawasan wisata Cancun.


Setelah mendapatkan kesepakatan dengan dua perusahaan itu, Los Periquitos disebut-sebut membidik pasar di Indonesia, setelah didekati pengusaha Indonesia yang berambisi menciptakan liga sepakbola profesional. Namun AS tidak menyebutkan nama pengusaha yang dimaksud.

Kesepakatan yang dicapai dalam negosiasi itu akan menguntungkan Espanyol, baik dari segi ekonomi maupun di atas lapangan. Dalam perjanjian itu juga nantinya akan ada kerja sama berupa pengiriman pemain muda papan atas Indonesia dari liga amatir untuk berlatih di akademi Espanyol.

Kehadiran pemain muda ini akan menjadi publisitas bagus, dan sekaligus memperkenalkan sepakbola Indonesia ke seluruh dunia. Pengumuman mengenai hasil akhir negosiasi itu akan dilakukan dalam beberapa pekan mendatang.

Maradona: Mourinho Lebih Baik Dari Guardiola

Legenda sepakbola Argentina yang juga mantan pemain Barcelona, Diego Maradona, telah mengatakan Jose Mourinho adalah pelatih terbaik di dunia, bahkan melebihi Pep Guardiola.

Maradona ternyata kepincut dengan aksi Mourinho dalam membesut klub-klubnya, sebuah bukti sukses dengan berbagai gelar yang diperolah saat bersama Porto, Chelsea, sampai Inter Milan.

Sementara masih mengagumi pada kekuatan Barcelona dibawah Pep Guardiola, Maradona tetap menganggap Mourinho, bersama Real Madrid, adalah pelatih paling top saat ini.

"Sejak setiap pertandingan Real madrid yang saya tonton, saya dapat menyimpulkan Mourinho adalah yang terbaik," ujar Maradona, seperti yang dikutip Tribalfootball.com.

"Tidak terlalu berbeda dengan Guardiola, tapi dia (Mourinho) lebih baik," sambung pelatih yang saat ini melatih klub UEA, Al Wasl.

Persaingan Guardiola dan Mourinho musim lalu memang sangat panas, kedua entrenador bertarung di tiga laga berbeda, La Liga, Liga Champions dan Piala Raja, dengan didominasi kemenangan Barca.

Tapi tahun ini, Mourinho berjanji timnya akan tampil lebih baik dari kemarin. Berarti optimisme untuk meruntuhkan dominasi Barca mengembang dikubu Los Blancos.

Bisakah Mou membuktikan ucapan Maradona?

Gol Menit Akhir Milan Buat Barca Gigit Jari

Barcelona akhirnya harus gigit jari setelah ditahan imbang oleh tamunya, AC Milan, pada laga pembuka Liga Champions. Gol penyeimbang baru muncul pada menit terakhir pertandingan.

Pada laga yang digelar di Camp Nou, Rabu dini hari WIB (14/9/2011), pertandingan pembuka grup H itu berjalan dramatis. Tim tamu benar-benar membuat tuan rumah kalang kabut pada awal dan akhir pertandingan.

Milan lebih dulu mencuri gol lewat Alexandre Pato pada menit-1 pertandingan, sebelum dibalas oleh gol Pedro (36') danm David Villa (50'), Rossoneri pun akhirnya baru bisa membalas pada menit akhir pertandingan lewat sundulan Thiago SIlva.

Barca mendominasi jalannya pertandingan malam ini, tapi menunjukan kerapuhan pada lini pertahanan diawal dan akhir laga. Kelengahan itu pun berhasil dimaksimalkan tim tamu yang praktis hanya membuat sedikit peluang.

Sesudah tertinggal lewat gol cepat Pato pada menit pertama, tuan rumah baru baru bisa membalas pada menit-36 lewat kaki Pedro, tetapi gol tersebut tercipta berkat kecepatan dan skill individu penyerang bintang mereka asal Argentina, Lionel Messi.

Messi mampu berakselerai melewati Alessandro Nesta, Ignazio Abate dan Thiago Silva, sebelum melepaskan umpan datar yang tinggal dicocor Pedro kegawang Christian Abbiati.

Usai unggul anak asuhan Pep uardiola bermain lebih tenang dan mulai membangun Blaugrana akhirnya bisa unggul saat memasuki menit lima babak kedua, lewat tendangan bebas sempurna David Villa pada menit-50.
Berawal dari pelanggaran Antonio Casanno pada Sergio Busquet, David Villa berhasil memaksimalkan tendangan bebas yang diberikan wasit.

Tendangan melengkung kaki kanan pemain timnas Spanyol itu mulus melewati pagar hidup dan menghujam kiri pojok atas gawang Christian Abbiati.

Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Rossoneri sekali lagi berhasil memaksimalkan kelengahan pertahanan Barca.

Bek asal Brasil, Thiago Silva, berhasil mengungguli Sergio Busquet dan dengan sempurna menanduk bola sepak pojok Clereance Seedorf yang tidak dapat dihalau Victor Valdez, skor pun imbang 2-2 yang bertahan sampai laga usai.

Guardiola: Kami Bukan Tim Unggulan

Meski berstatus sebagai juara bertahan Liga Champions, Pep Guardiola justru menyebut timnya bukanlah favorit untuk menjadi juara Liga Champions.

Barcelona berhasil menjadi juara Liga Champions bulan Mei lalu dengan mengalahkan jagoan Inggris, Manchester United, dengan skor 3-1 di Wembley. Otomatis para petaruh dan pengamat menjagokan tim asal Katalunya itu menjadi kandidat terkuat untuk mengulangi prestasi serupa tahun 2012 di Allianz Arena.

Namun, Guadiola menolak anggapan semua itu dengan mengatakan bahwa Barcelona bukanlah favorit untuk musim ini. Barcelona akan menjalani laga perdananya di Liga Champions kontra Milan.

"Ketika kami meraih trofi Liga Champions di Roma, saya mengatakan hal sama yang akan saya katakan sekarang bahwa kami bukanlah favorit juara karena tidak ada klub yang mampu mempertahankan gelarnya dalam 20 tahun terakhir," ujar Guardiola seperti dinukil Goal.

"AC Milan pernah melakukannya dan tidak pernah ada lagi yang mampu mengulangi hal tersebut. Ini menunjukkan betapa sulitnya bertanding di Liga Champions," tegasnya.

Guardiola berhasil membawa Barcelona juara Liga Champions di tahun 2009 dan 2011 dalam tiga tahun kepemimpinannya sebagai pelatih.

Preview: Duel Tim Juara yang Terluka

Sebuah laga akbar yang mempertemukan dua tim elite Eropa Barcelona melawan AC Milan di laga perdana Liga Champions akan tersaji dinihari nanti.

Barca akan memulai perjalanannya di Grup H Liga Champions dengan menjamu Milan di markas kebesarannya, Stadion Nou Camp, dinihari nanti, Rabu (14/9/2011) WIB.

Raihan poin maksimal di laga nanti tentunya akan mengangkat moral pasukan besutan pelatih Pep Guardiola itu setelah akhir pekan lalu memetik hasil kurang memuaskan dengan ditahan imbang Real Sociedad 2-2 di ajang La Liga.

“Sangat penting untuk mengawali perjalanan kami di Liga Champions dengan raihan tiga angka,” ungkap gelandang Barca Sergio Busquets seperti dilansir Goal.

Raksasa Katalan tampil perkasa awal musim ini, meraih trofi Piala Super Spanyol dengan menundukkan seteru abadinya di La Liga, Real Madrid. Tetapi penampilan Xavi Hernandez dkk menurun drastis setelah jeda internasional.

Hal itu terlihat jelas saat Barca ditahan imbang Sociedad akhir pekan lalu. Sempat unggul dua gol di babak pertama, fisik para pemain Barca melorot di babak kedua. Hal itu membuat Sociedad mampu mencetak dua gol di babak kedua.

Selain itu, Barca juga tak dapat menurunkan salah seorang punggawa anyarnya yang baru saja diboyong dari Udinese, Alexis Sanchez. Sang bomber haru absen merumput selama dua bulan dikarenakan cedera hamstring.

Kondisi mental terpuruk juga tengah dirasakan oleh lawan Barca, Milan. Rossoneri tampil kurang meyakinkan dan hanya mampu memetik hasil imbang 2-2 melawan Lazio di laga perdana Seri A akhir pekan lalu.

Lini depan Rossoneri juga bakal tumpul di pertandingan nanti menyusul absennya dua andalan di lini depannya, Zlatan Ibrahimoc dan Robinho.

Sebagaimana dilaporkan Sky Sports, penyerang berkebangsaan Swedia itu mengalami cedera hamstring dalam sesi latihan terakhir sebelum keberangkatan tim ke Barcelona, Senin (12/9/2011) waktu setempat. Sedangkan Robinho mengalami cedera otot.

Meski demikian, Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani mengaku pihaknya tidak panik dan gentar menghadapi situasi buruk seperti ini. Apalagi menurutnya, laga melawan Barca tersebut bukanlah laga penentuan di babak penyisihan Grup Liga Champion. Karena masih terdapat lima laga tersisa yang dapat diperjuangkan.

"Saya tidak akan menangisi situasi saat ini. Kami adalah juara Italia, dan laga nanti bukanlah pertandingan knock-out. Akan ada pertandingan lainnya," ujar Galliani seperti dikutip dari Football Italia.
Milan kemungkinan besar akan menggunakan formasi 4-3-1-2 pada laga nanti. Duet Alexandre Pato dan Antonio Cassano akan menjadi andalan di lini depan, dengan didukung oleh Kevin-Prince Boateng sebagai playmaker.

Sedangkan trio Alberto Aquilani, Mark van Bommel, dan Nocerino akan mengisi barisan tengah Milan. Di jantung pertahanan, Milan akan menurunkan duet Thiago Silva dan Alessandro Nesta, serta Antonini dan Abate masing-masing sebagai bek kiri dan kanan.

Laga nanti akan disiarkan secara langsung di RCTI pada pukul 01.30 dinihari WIB.

Head to head Barcelona vs AC Milan:

25 Agu 2010 (FM) Barcelona 3 - 2 AC Milan
26 Apr 2006 (LC) Barcelona 0 - 0 AC Milan
18 Apr 2006 (LC) AC Milan 0 - 1 Barcelona
02 Nov 2004 (LC) Barcelona 2 - 1 AC Milan
20 Okt 2004 (LC) AC Milan 1 - 0 Barcelona

Lima pertandingan terakhir Barcelona:

10 Sep 2011 (LL) Real Sociedad 2 - 2 Barcelona
30 Agu 2011 (LL) Barcelona 5 - 0 Villarreal
27 Agu 2011 (SE) Barcelona 2 - 0 Porto
23 Agu 2011 (FM) Barcelona 5 - 0 Napoli
18 Agu 2011 (SS) Barcelona 3 - 2 Real Madrid

Lima pertandingan terakhir AC Milan:

10 Sep 2011 (SA) AC Milan 2 - 2 Lazio
22 Agu 2011 (FM) AC Milan 2 - 1 Juventus
19 Agu 2011 (FM) AC Milan 0 - 1 Inter Milan
19 Agu 2011 (FM) AC Milan 1 - 2 Juventus
14 Agu 2011 (FM) Malm 4 - 5 AC Milan

Prediksi Starting Line-Up Barcelona vs AC Milan

Barcelona (4-1-2-3): Valdes; Alves, Puyol, Abidal, Adriano; Busquets; Xavi, Iniesta; Pedro, Messi, Villa
AC Milan (4-3-1-2): Abbiati; Abate, Nesta, Silva, Antonini; Nocerino, van Bommel, Aquilani; Boateng; Cassano, Pato

Barcelona-AC Milan, Pestanya Sepak Bola Dunia

Wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani, tak sabar menyambut laga perdana AC Milan di Liga Champions 2011/12, Rabu dini hari (14/9/11) WIB.

Milan akan bertandang ke Camp Nou menantang sang juara bertahan, Barcelona. Menurut Galliani, laga yang memertemukan dua klub paling sukses di Eropa ini layak dijuluki ‘Derbi Dunia’.

“Barcelona adalah klub terbaik di dunia saat ini,” ujar Galliani, dikutip La Gazzetta dello Sport. “Bagaimanapun, Milan adalah tim dengan gelar terbanyak (di antara keduanya). Laga ini bisa dengan mudah dideskripsikan sebagai ‘Derbi Dunia’.”

“Mengawali Liga Champions dengan laga seperti ini adalah sesuatu yang baik. Ini akan menjadi pesta sepak bola yang besar,” lanjutnya.

AC Milan telah memenangkan tujuh gelar Liga Champions, terpaut dua gelar dari klub dengan trofi terbanyak saat ini, Real Madrid.

Sementara Barcelona, hingga saat ini telah memenangkan empat trofi Liga Champions. Yang terakhir didapat dengan mengalahkan Manchester United 3-1 pada final musim lalu di Wembley, Inggris.