Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan

Pose Bugil Kiper Wanita AS untuk 'Body Issue'

Hope Solo, kiper cantik tim sepak bola wanita Amerika Serikat magicJak, berpose tanpa sehelai benang pun dalam majalah rilisan ESPN edisi ‘Body Issue’.

Hope Solo adalah salah satu dari sejumlah atlet lain, baik laki maupun perempuan, yang ambil bagian dalam sesi foto majalah ini.

“Saat remaja, saya merasa tak nyaman dengan bentuk tubuh saya. Saya merasa kurang feminin. Tetapi seiring waktu berlalu, saya belajar untuk sepenuhnya menerima tubuh saya. Ini membantu saya meraih mimpi dan tujuan saya. Saya tak punya masalah dengan berpose telanjang, karena sekarang saya melihat tubuh sebagai kekuatan,” ujarnya, seperti dinukil dari ESPN.

“Tahun 2008, mungkin adalah saat dimana saya dalam kondisi terbaik, dan kami memenangkan medali emas. Saya mulai melihat hubungan antara tubuh dan pencapaian target. Saya tak bisa menjadi kiper bagus tanpa tenaga, keuletan dan kecepatan,” tandasnya.

Majalah ESPN The Magazine’s 2011 “Body Issue”, terbit hari Jumat (7/10/11), menampilkan sejumlah foto eksklusif dari sejumlah atlet yang berpose telanjang atau semi telanjang.

Selain Solo, ada pegolf wanita profesional Belen Mozo, snowboarder Gretchen Bleiler hingga pebasket Sylvia Fowles. Pebasket NBA Blake Griffin maupun penjaga gawang Tim Howard juga tak ketinggalan berpose.

Pria Dilarang Nonton Sepakbola di Turki

Untuk mengatasi kerusuhan yang telah menahun, federasi sepakbola Turki menerapkan peraturan gila. Seluruh pria dilarang menonton sepakbola di stadion.

Sebagaimana dilansir Sunsports, peraturan baru tersebut hanya memperbolehkan wanita dan anak di bawah usia 12 tahun menonton sepakbola langsung di stadion.

Uniknya, para wanita dan anak kecil tersebut dapat menonton pertandingan klub Fenerbache secara Cuma-Cuma atau gratis.

Pada Selasa (20/9/2011) waktu setempat, sebanyak 41 ribu wanita dan anak-anak terlihat memadati Stadion Sukru Saracoglu, markas Fenerbache, untuk menyaksikan tim kesayangannya itu bertanding melawan Manisapor.

Tak seperti biasanya, kali ini tim tamu justru mendapatkan tepukan meriah dari penonton, bukannya cercaan, hinaan, serta olok-olok.

“Ini merupakan hari bersejarah. Untuk pertama kalinya di dunia, hanya wanita dan anak-anak yang diperbolehkan menonton pertandingan sepakbola,” ungkap Yasemin Mercil, salah seorang anggota petinggi klub Fenerbache.

“Para wanita tahu semua lagu-lagu yang biasa suporter Fenerbache nyanyikan. Lagu yang sama bakal terus kami nyanyikan saat mereka bertanding,” sambungnya.

Peraturan pelarangan pria menonton sepakbola di stadion tercetus setelah suporter Fenerbache merangsek masuk ke lapangan dan berbuat rusuh dalam pertandingan persahabatan kontra Shakhtar Donetsk.
Presiden Fenerbache Aziz Yildirim termasuk satu dari 30 tersangka kericuhan tersebut dan Fenerbache terancam kehilangan gelar dan terdegradasi menyusul kerusuhan tersebut.

Fenerbache juga kehilangan hak mereka untuk berlaga di Liga Champions menyusul investigasi pertandingan yang hingga kini masih terus dilakukan oleh UEFA.

Baptista Seret Maradona ke Meja Hijau

Mantan pelatih timnas Aregtnina, Sergio Baptista, memutuskan untuk mengambil langkah hukum terhadap Diego Maradona karena tuduhannya saat Baptista menukangi Lionel Messi dkk.

Maradona sebelumnya pernah mengatakan Baptista menunjuk beberapa punggawa Albiceleste karena mereka telah memberikan suap untuk bisa masuk kedalam skuad.

Tapi entrenador berumur 48 tahun itu akhirnya sudah tidak tahan mendengar tudingan pelatih yang dia gantikan itu.

"Saya telah meminta pengacara saya untuk mengurus ini. Saya lelah dengan semua tudingan ini. Saya bisa menerima sedikit kritik, tapi ini sudah terlalu jauh untuk membiarkannya lewat begitu saja," ujar Baptista seperti yang dikutip Radio Rivadavia.

"Ini adalah masalah penting dan merusak image saya. Saya tidak tahu mengapa dia mengatakan hal seperti itu atau dari mana kebencian itu berasal," ujar Baptista bingung.

"Kami sekarang harus menunggu dan melihat perkembangan. Ini ada ditangan pengacara saya," jelasnya.

Baptista menggantikan Maradona sebagai pelatih timnas Argentina setelah kegagalan di Piala Dunia 2010, tapi harus langsung lengser usai tampil mengecewakan di Copa America saat menjadi tuan rumah.

Maradona: Mourinho Lebih Baik Dari Guardiola

Legenda sepakbola Argentina yang juga mantan pemain Barcelona, Diego Maradona, telah mengatakan Jose Mourinho adalah pelatih terbaik di dunia, bahkan melebihi Pep Guardiola.

Maradona ternyata kepincut dengan aksi Mourinho dalam membesut klub-klubnya, sebuah bukti sukses dengan berbagai gelar yang diperolah saat bersama Porto, Chelsea, sampai Inter Milan.

Sementara masih mengagumi pada kekuatan Barcelona dibawah Pep Guardiola, Maradona tetap menganggap Mourinho, bersama Real Madrid, adalah pelatih paling top saat ini.

"Sejak setiap pertandingan Real madrid yang saya tonton, saya dapat menyimpulkan Mourinho adalah yang terbaik," ujar Maradona, seperti yang dikutip Tribalfootball.com.

"Tidak terlalu berbeda dengan Guardiola, tapi dia (Mourinho) lebih baik," sambung pelatih yang saat ini melatih klub UEA, Al Wasl.

Persaingan Guardiola dan Mourinho musim lalu memang sangat panas, kedua entrenador bertarung di tiga laga berbeda, La Liga, Liga Champions dan Piala Raja, dengan didominasi kemenangan Barca.

Tapi tahun ini, Mourinho berjanji timnya akan tampil lebih baik dari kemarin. Berarti optimisme untuk meruntuhkan dominasi Barca mengembang dikubu Los Blancos.

Bisakah Mou membuktikan ucapan Maradona?

Barcelona-AC Milan, Pestanya Sepak Bola Dunia

Wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani, tak sabar menyambut laga perdana AC Milan di Liga Champions 2011/12, Rabu dini hari (14/9/11) WIB.

Milan akan bertandang ke Camp Nou menantang sang juara bertahan, Barcelona. Menurut Galliani, laga yang memertemukan dua klub paling sukses di Eropa ini layak dijuluki ‘Derbi Dunia’.

“Barcelona adalah klub terbaik di dunia saat ini,” ujar Galliani, dikutip La Gazzetta dello Sport. “Bagaimanapun, Milan adalah tim dengan gelar terbanyak (di antara keduanya). Laga ini bisa dengan mudah dideskripsikan sebagai ‘Derbi Dunia’.”

“Mengawali Liga Champions dengan laga seperti ini adalah sesuatu yang baik. Ini akan menjadi pesta sepak bola yang besar,” lanjutnya.

AC Milan telah memenangkan tujuh gelar Liga Champions, terpaut dua gelar dari klub dengan trofi terbanyak saat ini, Real Madrid.

Sementara Barcelona, hingga saat ini telah memenangkan empat trofi Liga Champions. Yang terakhir didapat dengan mengalahkan Manchester United 3-1 pada final musim lalu di Wembley, Inggris.

Preview Indonesia Vs Bahrain

Timnas senior Indonesia terus merajut asa untuk lolos ke Piala Dunia 2014. Hari ini, Pasukan Merah Putih akan melanjutkan perjuangannya dengan menghadapi Bahrain.

Pasukan Garuda nanti malam, Selasa (6/9/2011) WIB, akan melanjutkan perjuangannya di babak ketiga pra-Piala Dunia Grup E menghadapi Bahrain di kandangnya, Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Raihan poin maksimal di pertandingan nanti merupakan harga mati yang mutlak harus didapat Bambang Pamungkas dkk setelah mengalami kekalahan telak dari Iran di partai perdana.

Seperti diketahui, timnas Indonesia tak mampu berbuat banyak saat bertandang ke markas Iran, Stadion Azadi, Minggu (2/9/2011) malam WIB. Laskar Garuda menyerah tiga gol tanpa balas melalui dua gol yang dilesakkan Javad Neukonam dan satu gol Andranik Samarani.

Ada berbagai keuntungan yang dimiliki timnas menjelang pertandingan kontra Bahrain nanti. Pertama, Indonesia diuntungkan oleh faktor sejarah. Timnas Merah Putih pernah mengalahkan Bahrain di SUGBK dalam pertandingan perdana fase grup Piala Asia 2007 silam.

Saat itu, Indonesia sukses meraup kemenangan tipis 2-1. Gol Merah Putih pada saat itu masing-masing diciptakan oleh Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas.

Kedua, Indonesia bakal mendapatkan dukungan penuh suporter fanatiknya di laga nanti. Puluhan ribu pecinta sepakbola tanah air dipastikan memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menyaksikan timnas yang mereka sangat cintai itu berlaga. Bahkan, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan hadir di laga nanti untuk memberikan motivasi tambahan bagi para pungawa Garuda.

Ketiga, Timnas diuntungkan dengan kembalinya tiga punggawanya yang absen di pertandingan melawan Iran lalu. Adalah Ricardo Salampessy, Ahmad Bustomi, dan Boaz Solossa. Dengan demikian, sektor belakang, tengah, dan depan Indonesia dipastikan bertambah kuat seiring dengan kehadiran mereka.

Untuk merealisasikan mimpi meraih poin sempurna di laga nanti, pelatih kepala timnas Wim Rijsbergen menginstruksikan pasukannya untuk tampil menyerang di laga nanti. Sang pelatih berkebangsaan Belanda itu juga meminta anak-anak asuhnya untuk mewaspadai sepak pojok Bahrain dan meminta mereka untuk tak melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti sendiri yang akan berbuah hadiah tendangan bebas.

“Kami akan tampil menyerang di pertandingan nanti karena ini adalah pertandingan kandang. Kami juga harus mencegah agar mereka tidak mendapatkan tendangan sudut ataupun tendangan bebas di dekat kotak penalti kita,” tuturnya dalam jumpa pers prapertandingan di Hotel Atlet, Senin (5/9/2011) WIB.

Wim juga menegaskan bahwa dirinya telah memiliki strategi khusus untuk mengatasi postur tubuh tinggi yang dimiliki oleh para pemain Bahrain.

“Kami telah mendiskusikan masalah itu (perbedaan postur tinggi badan). Iran dan Bahrain memang memiliki postur tubuh yang hampir sama,” tambahnya.

“Kami telah belajar dari pengalaman saat menghadapi Iran dan kami sudah memiliki strategi khusus untuk mengatasinya. Ini adalah sebuah realita, kami tak bisa meninggikan pemain seketika.”

Sementara itu, meski bermain di kandang lawan, pelatih Bahrain Peter John Taylor tetap optimistis bisa meraih kemenangan pada pertandingan nanti. Tactician berdarah Ingris itu juga menegaskan timnya yang sekarang berbeda jauh dengan tim yang dikalahkan Indonesia empat tahun silam.

“Setiap pertandingan sangatlah berbeda. Yang terpenting saat ini adalah 90 menit ke depan. Sebagai seorang pelatih, sudah menjadi tugas saya untuk mempelajari kelemahan dan kelebihan tim lawan,” ungkapnya.
“Kedua tim memiliki kans besar untuk memenangkan pertandingan di laga nanti. Saya rasa sebagai tuan rumah, Indonesia akan bermain menyerang di pertandingan nanti. Begitupun juga kami, raihan tiga poin sangat penting bagi kedua tim di grup ini,” sambungnya.

Optimisme serupa juga disampaikan oleh salah satu pemain Bahrain, Hamad Rakeahalanezi. Dia menargetkan timnya meraih kemenangan di pertandingan melawan Indonesia.

“Kami disini untuk bertanding, meraih kemenangan, dan menghormati tim lawan. Apapun hasilnya, kita lihat saja di pertandingan nanti,” tandasnya.

Skuad Merah-Putih tidak bisa diperkuat bek kanan Zulkifly Syukur dan sayap kanan M. Ilham karena akumulasi kartu kuning. Namun Wim masih punya Benny Wahyudi ataupun Supardi, yang siap mengisi posisi Zulkifli.

Sementara Irfan Bachdim, Arif Suyono atau bahkan Oktovianus Maninani siap sedia mengisi posisi Ilham.
Di kubu Bahrain, semua pemain terbaiknya bisa diturunkan, termasuk bomber Ismail Abdul-Latif dan gelandang sekaligus kapten Salman Isa.

Jadi mampukah punggawa Merah Putih meraup kemenangan di laga nanti? Saksikanlah Pertandingan nanti akan disiarkan langsung di SCTV pada pukul 19.00 malam WIB.

Indonesia-Qatar tanpa penonton?

Kota Solo siap menjadi tuan rumah bila ancaman sanksi menggelar pertandingan tanpa penonton benar-benar diberikan kepada Indonesia oleh FIFA.

Sebelumnya akibat petasan yang dinyalakan oleh pendukung Timnas Indonesia di pertandingan Pra Piala Dunia 2014, pertandingan dihentikan di menit ke-75.

"Stadion Manahan Solo siap dijadikan tempat pertandingan bagi Timnas Indonesia, jika Indonesia dikenai sanksi laga kandang tanpa penonton," kata Wawali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo.

Menurut Rudyatmo, dirinya memberikan solusi itu karena, Kota Solo dan Stadion Manahan telah sukses menggelar pertandingan ujicoba timnas, yakni ketika melawan Timnas U-23 dan Palestina.

Selain itu ongkos sewa yang lebih murah dari Senayan juga disebutnya menjadi keuntungan tersendiri.
Meski begitu dirinya masih menunggu keputusan resmi dari FIFA dan juga dari PSSI.

"FIFA hingga Kamis ini, belum memutuskan sanksi yang akan dijatuhkan untuk PSSI," jelas Rudyatmo.
Menyinggung tentang permainan Timnas saat menjamu Bahrain, pihaknya menyayangkan penampilan Cristian Gonzales dan kawan kawan yang dinilai menurun.

Selain itu, pihaknya juga menyayangkan adanya pergantian pelatih timnas dari Alfred Riedl ke Wim Rijsbergen yang terlalu dini saat PSSI sedang menata diri.

"Kami menilai pergantian pelatih itu sebuah bencana. Karena, Wim Rijsbergen belum mengenal sepak bola Indonesia tetapi langsung menangani Timnas," katanya.

Lawan Qatar, Timnas Turunkan Pemain U-23

Usai kekalahan dari Bahrain 0-2, Selasa (6/9) di Gelora Bung Karno, prahara menimpa timnas senior Indonesia asuhan Wim Rijsbergen. Kemungkinan besar perombakan besar-besaran akan terjadi di tubuh timnas.

Indonesia tampil mengecewakan saat berhadapan dengan Bahrain di hadapan puluhan ribu pendukung setianya. Di partai kontra Qatar, Indonesia akan menurunkan pemain U-23 yang dipersiapkan tampil di SEA Games 2011.

"Bambang Pamungkas cs sudah tidak bisa menunjukkan prestasi maksimal. Kami akan mengganti sebagian besar pemain dengan anggota timnas U-23 yang dipersiapkan untuk berlaga di SEA Games," kata Bob Hippy, Anggota Komite Eksekutif PSSI yang membidangi tim nasional di sekretariat PSSI (7/9).

"Tidak 100 persen memang, tapi hampir sebagian besar pemain akan diganti saat berhadapan dengan Qatar, 11 Oktober mendatang," lanjutnya.

Terkait dengan nama-nama pemain yang sudah didaftarkan ke AFC, Bob mengaku tidak ada masalah dengan hal itu.

"Nama pemain timnas SEA Games Indoensia sudah termasuk di dalam 46 nama pemain yang didaftarkan untuk tampil di babak kualifikasi Piala Dunia 2014. Jadi tidak ada masalah yang perlu ditakuti," tukas Bob.

Arifin Panigoro Disejajarkan Nelson Mandela

Arifin Panigoro disamakan dengan Nelson Mandela. Bagaimana bisa?

Roelofsen merasa anggapan itu jujur dan sama sekali tidak merasa berkampanye untuk Arifin Panigoro dalam bursa merengkuh jabatan tertinggi di tubuh organisasi tertinggi sepak bola nasional."Saya melihat dia sosok yang ingin mengembangkan sepak bola Indonesia. Ketika berbicara dengan dia, saya langsung ingat pada Nelson Mandela.”

Pemecahan
Kepada Radio Nederland, pelatih lapangan Bintang Medan asal Belanda itu mengaku sudah tiga kali bertemu Arifin Panigoro. Mantan asisten Klaus Augenthaler di VFL Wolfsburg Jerman itu menilai kehadiran LPI merupakan jawaban bagi masalah sepak bola di Indonesia. Mantan pelatih tim junior Hansa Rostock itu sangat kagum pada bos Medco yang menghadirkan liga lebih baik. “Lebih profesional, tanpa korupsi, serta mendatangkan pelatih dari berbagai negara yang secara tradisi sudah mengenal sepakbola seperti Brasil, Portugal, Belanda, Jerman dan Serbia.” Baginya itu adalah modal awal untuk bisa mengembangkan sepakbola di Indonesia.

Gaji Lebih Baik
Dia sendiri tidak memungkiri bahwa pelatih, pemain dan wasit asing datang ke Indonesia juga untuk gaji yang lebih baik. “Gajinya lebih baik dari ISL dan pembayaran gaji tepat waktu.” Ia yakin liga gagasan Arifin Panigoro akan membuat sepakbola Indonesia maju. Dan ia percaya Indonesia bisa menjadi negara besar sepakbola. “Dengan modal 240 juta jiwa, Indonesia harus bisa mengungguli Korea dan Jepang yang jumlah penduduknya lebih kecil. Indonesia adalah negara yang gila sepak bola tapi tidak menyadari potensi luar biasa yang dimiliki bangsa ini.” Paparnya kepada Radio Nederland.

Pemain Asing
Selain itu pelatih kelahiran Belanda 26 Maret 1970 itu juga bersikap kritis terhadap pemain asing yang terlalu banyak. “Kalau kebanyakan pemain keturunan akan menghambat perkembangan lokal. Sekarang ini mungkin masih butuh tujuh atau delapan pemain asing.” Kedepannya ia berharap jumlahnya bisa berkurang, “Di masa depan jumlah harus terus diturunkan. Pada akhirnya yang diutamakan pemain sepak bola lokal Indonesia harus berkembang.” Untuk saat ini pemain asing menurutnya, diperlukan untuk menarik penonton datang ke stadion.

Butuh Waktu
Ia menyadari butuh waktu untuk meningkatkan SDM pemain lokal. “Mentalitas pemain harus berubah. Dan untuk itulah kami pelatih asing didatangkan kemari untuk membantu merealisasikan itu.” Kepada pemain lokal ia ingin menyuntikan koordinasi dan taktik. “Mereka harus belajar bermain kompak. Sebenarnya dasar tehnikk dan fisik sudah bagus, tapi tidak punya taktik. Wajar karena mereka baru mulai mengenal taktik di usia dewasa.”

Ketinggalan 15 Tahun
Ketinggalan ini menurutnya bisa dikejar sekitar 10 sampai 15 tahun ke depan. Ia mengritik kebiasaan orang Indonesia yang menuntut hasil maksimal dalam tempo cepat. “Orang kadang menuntut hasil maksimal dalam dua tahun.”

Ketum PSSI
Saat ini Roelofsen tidak tahu arah masa depan PSSI dan siapa yang akan menjadi ketua umumnya. Dia mengantongi kontrak dua tahun tapi itu bukan jaminan. “Saya tidak tahu bagaimana dua tahun kedepan. Biasa saja dipecat dalam waktu singkat. Bukan hal yang aneh di sepak bola, mas.”

Mengusir Kambing
Baginya pelatih harus punya jiwa pendidik dan petualang. “Pelatih harus menikmati dari hari ke hari dan jiwa petualangan. Kadang harus bersabar kalau harus menunggu latihan karena lapangan masih dipakai kambing dan ayam merumput.”

Nelson Mandela?
Perbandingan Arifin Panigoro dengan Nelson Mandela, menurutku agak lebay. Nelson Mandela adalah pemimpin bangsa yang tidak begitu saja bisa dibandingkan. Ia pantang menyerah mendekam belasan tahun di balik jeruji. Kalau di Indonesia siapa yang tetap berjuang dari penjara? Yang jelas bukan Arifin Panigoro!

Belanda Amati Tugas Rijsbergen di Timnas Indonesia

Perkembangan sepakbola Indonesia juga jadi sorotan media Belanda. Teristimewa jabatan baru pelatih asal Belanda, Wim Rijsbergen (59 tahun ) sebagai pelatih baru timnas Indonesia.


Tabloid terbesar Belanda khusus sepakbola, Voetbal International (VI) sudah beberapa hari ini menyoroti mantan pelatih PSM Makassar ini. Selanjutnya Radio Nederland (RNW) melaporkan mantan pemain Feyenoord dan timnas Oranje itu akan membesut skuad menghadapi dua pertandingan lawan Turkmenistan dalam rangka penyisihan Piala Dunia 2014 Brasil.

Kisruh Ketum
VI juga mengetahui pelatih kelahiran Leiden ini menggantikan pelatih Alfred Riedle yang baru saja dipecat. "Pelatih asal Austria itu harus pergi menyusul pemilihan Djohar Arifin Husin sebagai ketua umum baru PSSI," kata mingguan terbitan Rabu ini.
Koran de Gerderlander juga menyinggung kisruh sepakbola di Indonesia. Di situsnya harian ini menyebut bahwa persepakbolaan Indonesia sulit diatur. "Persepakbolaan di negeri Asia ini sulit diurus. Bahkan FIFA harus turun tangan untuk pemilihan ketua baru persatuan sepakbola nasionalnya (PSSI) dan mendamaikan pertikaian soal ketua baru."

Negara Fantastis?
Soal pelatih baru timnas Garuda, media Belanda lebih positif. Voetbal Internasional melihat semangat pada pelatih asal Belanda ini. Rijsbergen menyambut baik tugas barunya. "Saya melihatnya sebagai tantangan untuk menoreh prestasi di negara yang fantastis ini," ungkapnya kepada situs Sport-Promotion. Ia tidak memaparkan lebih lanjut arti 'fantastis' itu. Jum'at silam usai menghadiri latihan timnas, Rijsbergen berseloroh "Mereka kelihatan sangat bersemangat."
Mantan pelatih FC Groningen itu juga menyadari tantangan berat ke depan. "Tentu saja ada beberapa hal yang harus dibenahi, tapi kalau melihat mentalitas pemain, kedepannya kita bisa melakukan hal-hal menarik," lanjut Rijsbergen.

Termotivasi
Berbekal pengalaman sebagai pelatih PSM Makassar, Rijsbergen jadi termotivasi. "Pengalaman beberapa bulan di Makassar dan didukung orang-orang yang berniat baik di sini, saya percaya bisa melakukan perubahan ke arah yang positif," tuturnya pada VI.

Kurang Pas
Rijsbergen menyadari duel kontra Turkmenistan 23 dan 28 Juli ini, digelar pada momen yang kurang pas. "Kompetisi sudah berhenti beberapa bulan, jadi pemain timnas yang dipanggil juga belum sepenuhnya siap tempur."
Tantangan lain menurut mantan pelatih PSM Makassar  yang berkiprah di liga LPI, dia masih kurang mengenal sebagian besar pemain timnas dari ISL. "Sebagain besar pemain dari kompetisi lain (ISL). Saya belum mengenal mereka dengan baik. Memang ini tidak mudah, tapi saya siap berbuat maksimal,"tutupnya.

Saran Foppe de Haan Buat Wim Rijsbergen

Foppe de Haan mantan pelatih timnas U-23 Indonesia berpesan pada Wim Rijsbergen pelatih timnas RI agar menjauhi politik, tegas sejak awal dan menyusun sendiri staf dan pemain. Kepada Radio Nederland pelatih kondang itu senang mendengar Wim Rijsbergen mendapat kehormatan menangani timnas Indonesia. Namun ia melihat mantan pelatih PSM Makassar itu menghadapi tugas yang tidak ringan.

Waktu Mepet
 Dalam waktu kurang dari dua pekan harus mempersiapkan skuad berlaga tandang Pra Piala Dunia ke Ashgabat lawan Turkmenistan, 23 Juli 2011. Lima hari kemudian menjamu lawan yang sama di Jakarta. Sementara Rijsbergen diwarisi skuad kental pilihan Alfred Riedl dan tidak punya waktu cukup membentuk sendiri staf dan skuadnya.

Situasi ini menyerupai timnas U-23 Indonesia yang disodorkan ke de Haan untuk ditempa di Belanda selama enam bulan jelang Asian Games Qatar 2006. “Kami mendapat tim yang sudah diseleksi dari Indonesia. Kami tidak bisa memilih sendiri pemain yang bagus. Itu masalah besar.”

Pemain Titipan
Foppe menduga ada pemain ‘titipan’ di dalamnya. “Kemungkinan ada pengaruh KKN. Sebab belakangan kami dengar ada pemain-pemain lebih bagus yang tidak terseleksi.” Pelatih yang sukses mengantarkan U-21 Belanda dua kali berturut menjuarai Piala Eropa itu berharap Rijsbergen mendapat waktu cukup untuk menyusun staf dan pemainnya.

Kambing Hitam
Menurut mantan pelatih SC Heerenveen itu beban lain yang harus dipikul Wim Rijsbergen adalah tekanan politik. De Haan wanti-wanti, jangan sampai sepakbola terlalu kental kepentingan politik. “Di sana ada kalangan yang mempertaruhkan prestisenya di timnas. Walaupun timnya lemah, mereka tidak mau tahu, yang penting hasilnya harus bagus. Kalau tim gagal, maka yang lebih mudah dikambinghitamkan adalah pelatih, untuk menghindar agar dia sendiri tidak jadi kambing hitam.”

Piala Dunia 2014 De
Haan khawatir nasib itu bisa menimpa Wim Rijsbergen kalau misinya adalah lolos putaran akhir Piala Dunia 2014 Brasil. “Saat ini masih banyak negara saingan yang secara potensi di atas Indonesia. Kalau lawan Irak, Iran, Arab Saudi, Cina, Jepang atau Korea Selatan, Indonesia belum siap,“ paparnya pada Radio Nederland. Untuk jangka panjang, pelatih senior yang sekarang bertugas meloloskan Tuvalu negeri kerdil di Polinesia jadi anggota FIFA itu, yakin sepak bola Indonesia mampu mengimbangi negeri tangguh. Dengan syarat ada kesabaran dan kemauan tinggi. “Sebab pemain muda Indonesia punya motivasi bagus. Haus pengetahuan didasari teknik individu yang mumpuni. Hanya fisik dan taktis yang harus ditingkatkan.”

Struktur
Caranya menurut penyandang gelar Bangsawan Kerajaan Belanda itu, Indonesia harus membangun dasar pelatihan usia muda yang baik, fasilitas pelatihan yang memadai, kompetisi mapan dan pelatih yang handal. Itu semua harus terstruktur, dan dia pernah bicara soal ini. “Beberapa tahun lalu saya pernah menjajaki bersama Rahim (Sukasah red) untuk membangkitkan pelatihan usai muda. Dia punya visi bagus, sabar dan tahu apa yang diharapkan. Masalah muncul ketika banyak hambatan dan halangan untuk realisasinya. Kemudian rencana itu menghilang dan saya tidak dengar apa-apa lagi,” ungkapnya kepada RNW.

Tegas dan Profesional
Ketika dimintai saran, pria kelahiran 26 Juni 1943 kepada Radio Nederland mengatakan bahwa Wim Rijsbergen harus tegas dari awal. “Minta kejelasan soal seleksi pemain dan mendapatkan staf yang bisa dipercaya. Lantas pemain sendiri perlu sering latihan lawan tim-tim tangguh. Mereka juga harus lebih profesional, kalau sedang bermain jangan sampai konsentrasi terpengaruh keputusan wasit,” pungkas pelatih yang sohor menangani bakat muda itu.

Ali Karimi: Indonesia dan Qatar Cuma Pemanasan

Gelandang Iran, Ali Karimi, meminta timnya untuk tidak berpuas diri dulu usai menghajar Indonesia 3-0 sebab lawan yang akan dihadapi berikutnya lebih tangguh. Iran berhasil mengalahkan Indonesia pada laga perdana Grup E putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia Jumat lalu dan gelandang Bayern Munchen itu bermain sejak menit awal hingga akhir.

Hari ini, Selasa (6/9/11), Iran aka menghadapi Qatar, yang sebelumnya bermain imbang tanpa gol melawan Bahrain. “Iran akan menghadapi laga sulit melawan Qatar, dimana cuacanya panas dan lembab, namun semoga sistem pendingin di stadion bisa mengurangi masalah ini,” ujar Karimi, seperti dinukil dari Goal.com.

“Qatar adalah tim yang lebih baik daripada Indonesia tetapi bagi saya, pertandingan semacam ini harus dianggap sebagai pemanasan sebelum melangkah ke putaran berikutnya,” lanjutnya.

Bagi Karimi, tantangan sesungguhnya adalah saat Iran menembus putaran keempat kualifikasi, dimana empat tim diantara 10 tim yang lolos dari putaran tersebut otomatis bermain di Piala Dunia di Brasil tahun 2014 mendatang. Saat ini, tim-tim kuat seperti Jepang dan Korea Selatan masih terpisah dalam lima grup di putaran ketiga ini, namun pada putaran keempat nanti, tim-tim tersebut akan berkumpul dalam dua grup.


“Tim seperti Jepang, Korea Selatan dan Australia adalah unggulan Asia, itulah yang membuat kami khawatir,” Karimi menambahkan. “Untuk saat ini, pemain-pemain yang cukup siap sudah dipanggil ke timnas Iran dan saya rasa kami punya potensi untuk lolos ke putaran selanjutnya,” tutup sang gelandang.

Indonesia Dipermalukan Bahrain

Timnas Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan tamunya Bahrain dengan skor 2-0. Laga antara Indonesia melawan Bahrain sebenarnya berlangsung cukup imbang.

Kedua tim mampu saling melakukan serangan. Sayangnya pemain Indonesia tak mampu memanfaatkan satupun peluang yang mereka miliki. Sebaliknya Bahrain mampu mencuri satu gol di akhir babak pertama, memanfatkan sebuah serangan balik.

Gol yang dicetak Gol Sayed Dhiya ini berawal dari serangan cepat yang dilakukan pemain Bahrain, setelah seorang pemain mereka dilanggar. Sayed yang mendapat bola langsung bergerak cpat di sisi kiri pertahanan Indonesia. Meski dikawal sekitar 4 pemain, Sayed tetap bisa meloloskan diri, dan melepaskan tendangan keras dari sudut sempit.

Penjaga gawang Markus Horison tak mampu menghadang tendangan tersebut. Di babak kedua, pelatih Wim Rijsbergen melakukan beberapa pergantian pemain. Firman Utina yang selama ini menjadi andalan lini tengah Indonesia, diganti dengan Haryono.

Sayangnya pergantian tersebut tak membuahkan hasil. Beberapa peluang yang dimiliki Indonesia tetap tak mampu membobol gawang Bahrain yang dijaga oleh Sayed Mohamed Jaafar Sabt Abbas. Bahkan di menit ke-75, Bahrain mampu memperbesar keunggulannya melalui kaki Ismaeel Abdullatif Ismaeel,yang lolos dari jebakan offiside.

Gol tersebut tak lepas dari kesalahan lini belakang Indonesia yang membiarkan Ismaeel tanpa kawalan. Ismaeel yang mendapat umpan terobosan, berhasil memanfaatkannya dengan baik. Tanpa pengawalan, Ismaeel yang tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Markus Horison mampu membobol gawang Indonesia.

Ketinggalan dua gol, membuat penonton yang memenuhi Stadion Gelora Bung Karno KEcewa. Mereka pun kemudian melemparkan petasan ke tengah lapangan. AKibatnya wasit pun menghentikan pertandingan. Setelah dihentikan beberapa lama, wasit akhirnya melanjutakn pertandingan tersebut.

Sayangnya di sisa 15 menit terakhir pertandingan itu, tak satupun pemain Indonesia mampu menciptakan gol. Alhasil hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan tetap 2-0 untuk keunggulan Bahrain.

Boaz Sudah Siap Berbakti untuk Indonesia

Komisi Disiplin PSSI telah menginvestigasi masalah Boaz Solossa dan memang benar yang bersangkutan tidak bisa membela timnas Indonesia karena masalah keluarga.

Boaz tiba-tiba meninggalkan pemusatan latihan timnas di Cilegon beberapa waktu lalu, jelang laga uji coba melawan Palestina. Alasan penyerang Persipura Jayapura waktu itu adalah karena ada masalah keluarga.

“Beliau sudah berkomunikasi dengan saya sejak beberapa hari lalu dan persoalannya sudah selesai. Dia berjanji akan berbuat yang terbaik untuk bangsa ini,” ujar ketua Komisi Disiplin PSSI, Bernard Limbong. “Beliau juga sudah menyatakan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.” Komisi Disiplin PSSI memang berjanji akan memanggil Boaz dan menginvestigasi kasus ini.

Lebih jauh, Limbong pernah mengatakan bahwa ia akan meminta Boaz menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi masalah tersebut. Mengenai surat ini, Limbong enggan menjelaskan lebih lanjut. “Saya kira itu urusan saya dengna yang bersangkutan.

Beliau sudah menyatakan bahwa benar-benar urusan keluarga dan memang sudah kami selidiki memang urusan keluarga,” lanjutnya. Brigadir Jenderal TNI Angkatan Darat itu juga menjernihkan rumor yang mengaitkan absennya Boaz dengan masalah nasionalisme.

“Murni urusan keluaraga, bukan yang lain-lain apalagi masalah nasionalisme seperti yang selama ini berkembang, dan kini beliau ingin berbakti untuk bangsa dan negara,” tutupnya. Kini Boaz sudah bergabung kembali dengan Bambang Pamungkas dkk untuk menghadapi laga Grup E Kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Bahrain, Selasa (6/9/11).

Ini Kandang Kita, Bung!

Timnas senior Indonesia terus merajut asa untuk lolos ke Piala Dunia 2014. Hari ini, Pasukan Merah Putih akan melanjutkan perjuangannya dengan menghadapi Bahrain.

Pasukan Garuda nanti malam, Selasa (6/9/2011) WIB, akan melanjutkan perjuangannya di babak ketiga pra-Piala Dunia Grup E menghadapi Bahrain di markas kebesarannya, Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Raihan poin maksimal di pertandingan nanti merupakan harga mati yang mutlak harus didapat Bambang Pamungkas dkk setelah mengalami kekalahan telak saat melawan Iran di partai perdana. Seperti diketahui, timnas Indonesia tak mampu berbuat banyak saat bertandang ke markas Iran, Stadion Azadi, Minggu (2/9/2011) malam WIB. Laskar Garuda menyerah tiga gol tanpa balas melalui dua gol yang dilesakkan Javad Neukonam dan satu gol Andranik Samarani.

Ada berbagai keuntungan yang dimiliki timnas menjelang pertandingan kontra Bahrain nanti. Pertama, Indonesia diuntungkan oleh faktor sejarah. Timnas Merah Putih pernah mengalahkan Bahrain di SUGBK dalam pertandingan perdana fase grup Piala Asia 2007 silam.

Saat itu, Indonesia sukses meraup kemenangan tipis 2-1. Gol Merah Putih pada saat itu masing-masing diciptakan oleh Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas.

Kedua, Indonesia bakal mendapatkan dukungan penuh suporter fanatiknya di laga nanti. Puluhan ribu pecinta sepakbola tanah air dipastikan memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menyaksikan timnas yang mereka sangat cintai itu berlaga. Bahkan, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan hadir di laga nanti untuk memberikan motivasi tambahan bagi para pungawa Garuda.

Ketiga, Timnas diuntungkan dengan kembalinya tiga pungawanya yang absen di pertandingan melawan Iran lalu. Adalah Ricardo Salampessy, Ahmad Bustomi, dan Boaz Solossa. Dengan demikian, sektor belakang, tengah, dan depan Indonesia dipastikan bertambah kuat seiring dengan kehadiran mereka.

Untuk merealisasikan mimpi meraih poin sempurna di laga nanti, pelatih kepala timnas Wim Rijsbergen menginstruksikan pasukannya untuk tampil menyerang di laga nanti. Sang pelatih berkebangsaan Belanda itu juga meminta anak-anak asuhnya untuk mewaspadai sepak pojok Bahrain dan meminta mereka untuk tak melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti sendiri yang akan berbuah hadiah tendangan bebas.

“Kami akan tampil menyerang di pertandingan nanti karena ini adalah pertandingan kandang. Kami juga harus mencegah agar mereka tidak mendapatkan tendangan sudut ataupun tendangan bebas di dekat kotak penalti kita,” tuturnya dalam pre-match confrence di Hotel Atlet, Senin (5/9/2011) WIB.

Wim juga menegaskan bahwa dirinya telah memiliki strategi khusus untuk mengatasi postur tubuh tinggi yang dimiliki oleh para pemain Bahrain. “Kami telah mendiskusikan masalah itu (perbedaan postur tinggi badan). Iran dan Bahrain memang memiliki postur tubuh yang hampir sama,” tambahnya.

“Kami telah belajar dari pengalaman saat menghadapi Iran dan kami sudah memiliki strategi khusus untuk mengatasinya. Ini adalah sebuah realita, kami tak bisa meninggikan pemain seketika.” Meskipun timnya berstatus sebagai non-unggulan di pertandingan nanti, namun pelatih Bahrain Peter John Taylor tetap optimistis bahwa timnya akan meraih kemenangan di pertandingan nanti.

Pelatih berdarah Ingris itu juga menegaskan timnya yang sekarang berbeda jauh dengan tim yang dikalahkan Indonesia empat tahun silam. “Setiap pertandingan sangatlah berbeda. Yang terpenting saat ini adalah 90 menit ke depan. Sebagai seorang pelatih, sudah menjadi tugas saya untuk mempelajari kelemahan dan kelebihan tim lawan,” ungkapnya.

“Kedua tim memiliki kans besar untuk memenangkan pertandingan di laga nanti. Saya rasa sebagai tuan rumah, Indonesia akan bermain menyerang di pertandingan nanti. Begitupun juga kami, raihan tiga poin sangat penting bagi kedua tim di grup ini,” sambungnya. Optimisme serupa juga disampaikan oleh salah satu pemain Bahrain, Hamad Rakeahalanezi. Dia menargetkan timnya meraih kemenangan di pertandingan melawan Indonesia.

“Kami disini untuk bertanding, meraih kemenangan, dan menghormati tim lawan. Apapun hasilnya, kita lihat saja di pertandingan nanti,” tandasnya. Jadi mampukah punggawa Merah Putih meraup kemenangan di laga nanti? Saksikanlah Pertandingan nanti akan disiarkan langsung di SCTV pada pukul 19.00 malam WIB.

Indonesia Bakal Agresif


Usai kekalahan telak dari Iran, raihan tiga poin menjadi target utama timnas Indonesia. Untuk itu, skuad Garuda akan tampil menyerang saat menghadapi Bahrain. Pasukan Merah Putih akan melanjutkan perjuangannya di babak ketiga pra-Piala Dunia Grup E dengan menghadapi Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (6/9/2011) malam WIB. Setelah dicukur habis Iran dengan tiga gol tanpa balas di pertandingan pertama, Minggu (2/9/2011) malam WIB, Raihan tiga poin di pertandingan nanti menjadi harga mati bagi Pasukan Garuda untuk memuluskan langkah mereka lolos ke babak selanjutnya. Terkait hal itu, pelatih timnas Wim Rijsbergen menginstruksikan anak-anak asuhnya untuk tampil menyerang di laga nanti dan mencegah para pemain Bahrain mendapatkan tendangan sudut atau tendangan bebas di dekat gawang Indonesia. “Kami akan tampil menyerang di pertandingan nanti karena ini adalah pertandingan kandang. Kami juga harus mencegah agar mereka tidak mendapatkan tendangan sudut ataupun tendangan bebas di dekat kotak penalti kita,” tuturnya. Timnas Indonesia telah melakoni tiga laga di tiga negara berbeda dalam sepuluh hari belakangan. Tentu saja, para pemain tidak memiliki cukup waktu untuk mengembalikan kebugaran fisik mereka. Terkait hal itu, Wim menegaskan bahwa hal itu bukanlah masalah bagi para pemain profesional. Sang pelatih berkebangsaan Belanda itu juga menuturkan bahwa Iran, Bahrain, dan Qatar juga melakukan hal yang sama. “Tentu saja akan terdapat sebuah masalah ketika Anda bepergian. Tapi hal itu bukanlah sebuah masalah bagi pemain profesional,” sambungnya. “Iran, Qatar, dan Bahrain juga melakukan hal yang sama. Itu merupakan sebuah kewajian bagi para pemain profesional.” “Yang terpenting adalah para pemain memiliki kesiapan mental. Jika mental mereka siap, maka fisik mereka pun juga akan siap. Jika mereka berpikir siap, maka fisik mereka juga akan siap dengan sendirinya,” tandasnya.

Rahasiakan Strategi, Kedua Tim Latihan Tertutup

Timnas Bahrain dan Indonesia hari ini, Senin (5/9/2011) WIB, menggelar latihan terakhir menjelang pertandingan besok. Namun, kedua tim mengelar latihan tersebut secara tertutup. Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di babak ketiga Grup E pra-Piala Dunia menghadapi Bahrain yang akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (6/9/2011) malam WIB. Raihan tiga poin menjadi harga mati yang harus didapat timnas di pertandingan besok setelah memetik hasil buruk dengan kalah tiga gol tanpa balas dari Iran di pertandingan sebelumnya. Sehari menjelang pertandingan, kedua tim melakukan latihan terakhir di Stadion Utama Gelota Bung Karno. Namun, untuk merahasiakan strategi dan persiapan tim, keduanya melakukan latihan secara tertutup. Timnas Bahrain memulai latihan terlebih dahulu pada pukul 19.00. wartawan hanya diberikan waktu sepuluh menit untuk mengambil gambar. Setelah itu, para wartawan dipersilahkan untuk meninggalkan tempat latihan. Sejam kemudian, giliran timnas Merah Putih yang melakukan latihan. Sama seperti saat Bahrain melakoni latihan, para wartawan juga hanya diberikan waktu sepuluh menit untuk mengambil gambar. Kick-off pertandingan Indonesia melawan Bahrain sendiri akan dimulai pada pukul 19.00 malam WIB.

Laga Indonesia Vs Bahrain, dipimpin Wasit Korsel

Pertandingan kedua timnas Indonesia dalam putaran tiga kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Bahrain, hari Selasa besok, akan dipimpin oleh wasit asal Korea Selatan. Menurut situs resmi FIFA, pengadil asal Korea Selatan dijadwalkan akan memimpin laga hari Selasa besok (6/9/2011). Lee Min Hu akan dibantu dua asisten wasit Choi Min Byuong dan Young Ha Kim, serta wasit cadangan yang juga dari Korsel, Jo Hyung Jin. Lalu yang ditugaskan sebagai Match Commissioner adalah Salam Al Namshan dari Saudi Arabia. Ini bukanlah pertamakali Lee Min Hu memimpin pertandingan di Indonesia, tahun 2009 lalu wasit yang turun di Piala Asia 2011 itu sempat hadir di kualifikasi Piala Asia U19 yang digelar di stadion Sijalak Harupat, kabupaten Bandung. Para perangkat pertandingan tiba di Jakarta pada hari Minggu malam (4/9/2011) kemarin. Bambang Pamungkas cs dijadwalkan baru akan mendarat di Soekarno-Hatta pada hari Minggu malam, sedangkan timnas Bahrain sudah mendarat di Ibukota pada hari Sabtu lalu. Timnas Bahrain pada pertandingan pertama bermain imbang tanpa gol melawan Qatar, dan Indonesia harus menelan kekalahan 3-0 dari Iran di Teheran.

Neymar Jadi Ayah


Sebuah kabar membahagiakan datang menghampiri bomber asal Brasil muda Neymar. Sang striker baru saja dikaruniai seorang anak lelaki.

Sang pemain berusia 19 tahun itu mengonfirmasi perihal kelaihiran putranya melalui akun resmi Facebook-nya. Sang putra diberi nama Davi Lucca.

Dia menuliskan status di Facebook-nya, “kebahagiaan dengan bobot 2,8 kg”.

Sang putra lahir di Sao Paolo, Kamis (15/8/2011) waktu setempat. Namun, pemain asal Santos ini tidak menyebutkan siapa ibu dari buah cintanya itu, namun Neymar hanya menyebutkan bahwa ibu dari anaknya adalah seorang wanita berusia 17 tahun.

Gaji Eto'o Kalahkan Ronaldo


Inter Milan resmi menjual penyerang timnas Kamerun, Samuel Eto’o, ke klub Rusia, Anzhi Makhachkala, setelah sang bomber lolos tes medis.

“FC. Internazionale mengumumkan bahwa perjanjian dengan F.C Anzhi Makhachkala untuk transfer Samuel Eto’o telah rampung,” tulis pernyataan resmi Inter Milan di situsnya, Inter.it.

“Presiden Massimo Moratti dan semuanya di Inter memberikan selamat jalan yang hangat kepada Eto’o, yang bersamanya mereka telah merasakan dua musim fantastis. Penuh semangat dan profesionalisme: 102 pertandingan, 53 gol dan enam trofi yang tak terlupakan.”

“Kami jelas mendoakan Samuel yang terbaik dalam meraih sukses lebih lanjut bersama klub barunya.”

Meski kedua klub tak mau melansir detail perjanjian tersebut, Inter diyakini menerima 27 juta euro (Rp 379 miliar), sementara Eto’o mendapat bayaran 20,5 juta euro (Rp 288 miliar) permusim.

Jumlah ini hampir dua kali lipat dari gaji pemain termahal saat ini, penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo yang 'hanya' mengantongi sekitar Rp 170 miliar permusim.

Sebagai pengganti, kabarnya Inter Milan akan membidik bomber timnas Uruguay dan Atletico Madrid, Diego Forlan. Ayah Diego mengungkapkan bahwa jika Eto’o benar-benar pindah ke Anzhi, maka praktis Forlan dipastikan berlabuh di Giuseppe Meazza.