Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Tampilkan postingan dengan label Perancis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perancis. Tampilkan semua postingan

David Beckham Merapat ke Prancis?

Rumor kembalinya David Beckham ke Liga Primer Inggris terus menyeruak, namun saat ini mantan gelandang Manchester United itu berpeluang besar ke Prancis.

Paris Saint-Germain, yang baru diakuisi pengusaha asal Timur Tengah, siap membuat sensasi baru dengan merekrut pemain Los Angeles Galaxy tersebut, yang kontraknya akan rampung bulan November mendatang.

Sebelumnya, Becks dikabarkan akan memperkuat Tottenham Hotspur dan Queens Park Rangers, namun hingga kini belum ada pergerakan nyata dari keduanya. Justru PSG lewat direktur tekniknya, Leonardo, yang dengan terbuka menyatakan niatnya. Nilai komersial menjadi pertimbangan Leo dalam upaya merekrut pemain 36 tahun itu.

“Pintu kami terbuka, dia lebih dari sekedar pesepak bola. Dia adalah merek, bintang pop. Saya akan selalu mempertimbangkan dia,” ujar Leonardo, seperti dinukil dari The Sun.

“Dia menghormati peraturan, selalu mendengarkan dan selalu menginginkan yang terbaik untuk timnya. Itu sebanya bagi saya dia adalah seorang panutan. Saya pernah bekerja dengannya (di AC Milan) dan itu sebabnya saya bisa berbicara mengenai namanya,” lanjut mantan pelatih AC Milan dan Inter Milan itu.
PSG mendadak kaya setelah diambil alih oleh pengusaha asal Qatar musim panas ini. Leonardo pun menyatakan klubnya tidak akan keberatan mengajukan tawaran menggiurkan bagi Beckham.

Tambahnya, “Saya melatihnay di AC Milan dan kami bisa membuat hubungan yang baik. Kemudian Anda melihatnya berlatih setiap hari dan bermain-main seperti anak kecil. Dia adalah seseorang yang benar-benar saya hargai dan saya kagumi, karena nilainya dan semua yang telah ia lakukan di sepak bola.”

Juara Prancis Tolak Bintangnya Perkuat Arsenal


Satu lagi target pembelian Arsenal hampir pasti gagal didapatkan. Bintang Lille, Edin Hazard tidak akan dijual oleh klub juara Liga Prancis itu.

Bos The Gunners, Arsene Wenger sudah harus kehilangan dua gelandang andalannya yaitu Cesc Fabregas dan Samir Nasri.

Kehilangan dua bintangnya, Wenger pun harus mencari 'otak' baru yang akan mengalirkan kreatifitas kedalam tim setelah hanay berhasil mencetak satu gol dari tiga pertandingannya musim ini.

Wenger memang diketahui kepincut oleh penampilan Hazard yang digadang-gadang bintang masa depan Belgia. Tapi Lille mengatakan tidak akan menanggapi tawaran berapa pun yang datang untuk pemain berusia 20 tahunnya itu.

"Eden tidak akan hengkang musim ini," ujar bos Lille, Frederic Paquet. "Kami sadar ada klub-klub besar yang tertarik tapi kita belum siap untuk menjualnya. Dia senang disini dan mengerti rencana kami dan ingin tinggal meski hanya setahun lagu,"

Sebelumnya Wenger menyatakan dirinya tidak pusing mencari pengganti Fabregas dan Nasri, karena sudah mendapatkan Alex Oxdale-Chamberlain dan Gervinho.

Carlo Ancelotti Dilirik PSG

Klub Perancis yang berambisi untuk menjadi juara musim ini terus melakukan pembenahan. Usai membeli beberapa pemain top, kini mereka mengincar sosok pelatih top.

Nama mantan pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti disebut sebagai kandidat pelatih Paris Saint Germain. Saat ini, PSG masih dilatih oleh Antoine Kombouare. Namun, jika Kombouare gagal menunjukkan prestasi gemilang di minggu-minggu awal bersama PSG, Ancelotti dipersiapkan untuk menggantikan posisinya.

Ancelotti dipecat Chelsea bulan Mei lalu dan sempat menyatakan akan meninggalkan sepakbola selama 12 bulan kedepan.

Di lain sisi, Direktur Olahraga PSG, Leonardo menyebut sosok Ancelotti adalah pelatih yang pas untuk menukangi PSG yang dipenuhi ambisi.

"Hidup adalah bagaimana kita mendapatkan sebuah hasil. Saya pun tidak tahu akan berapa lama bertahan disini. Itulah sepakbola, semua bisa terjadi. Ini adalah situasi yang normal dan Kombouare tahu itu," ucap Leonardo seperti dilansir Goal.

"Kami tidak berpikir untuk mencari paltih baru. Untuk saat ini, Kombouare adalah orang yang menangani PSG," tandasnya.

Secara mengejutkan, PSG takluk di partai perdana Liga Perancis oleh Lorient di kandang sendiri.

Pastore Resmi Gabung PSG


Gelandang Palermo Javier Pastore pada Kamis (4/8/2011) waktu setempat dikabarkan telah mendarat di Paris.

Pemain berdarah Argentina itu mendarat di ibukota negara Prancis itu pada Kamis waktu setempat. Pastore berangkat dari Argentina setelah sebelumnya membela negaranya di ajang Copa America 2011.

Setibanya di Paris, Pastore rencananya akan langsung menjalani proses pemeriksaan medis di klub barunya Paris Saint-Germain, sebelum akahirnya menandatangani kontrak berdurasi lima musim.

Pemain berusia 22 tahun itu hari ini, Jumat (5/8/2011) waktu setempat, untuuk pertama kalinya akan diperkenalkan kepada publik sebagai pemain anyar PSG.

Pastore diboyong dari Palermo dengan bandrol harga 42 juta euro (sekitar Rp504 miliar). Sebelumnya, dia gencar diincar beberapa klub raksasa Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, dan Chelsea.

Pastore Pilih PSG


Javier Pastore telah menentukan pilihan. Bukan Chelsea ataupun Inter Milan. Tetapi, Paris Saint-Germain lah yang menjadi pelabuhan barunya.

Pemain berkebangsaan Argentina itu dijadwalkan akan segera menjalani tes kesehatan di PSG. Menurut Presiden Palermo Maurizio Zamparini, kedua klub telah sepakat dengan nilai transfer sebesar 43 juta euro (sekitar Rp517 miliar).

Berbicara melalui website resmi milik agennya, Dodici Corporation, Pastore menegaskan bahwa dirinya kini telah dalam tahap finalisasi menuju PSG.

“Anda bisa bilang bahwa kini saya sudah resmi menjadi pemain PSG. Saya hanya tinggal menjalani tes medis dan menyelesaikan beberapa hal lain,” ungkapnya sebagaimana dilansir Goal.

“Saya sangat penasaran untuk mencoba pengalaman baru bersama PSG, klub hebat dengan sejarah besar,” lanjutnya.

Pemain berusia 22 tahun itu juga mengungkapkan dirinya tak sabar untuk merengkuh berbagai gelar prestisius bersama mantan rekannya di Palermo, penjaga gawang Salvatore Sirigu, yang telah terlebih dahulu hijrah ke PSG.

“Saya ingin memenangkan gelar Ligue 1 dan juga Piala Prancis. Saya ingin bermain di klub yang mampu memenangkan berbagai gelar.”

“Lebih lanjut, saya ingin memberikan performa terbaik saya di setiap pertandingan. Saya sangat bahagia karena ternyata mereka (PSG) memilih saya,” tandasnya.

Pahlawan Arsenal Akhirnya Gantung Sepatu


Pemain Perancis, Patrick Vieira akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu. Namun, karirnya disepakbola tidak langsung berhenti. Sekarang dia diangkat menjadi orang dalam Manchester City.

Vieira bergabung dengan City dari Inter Milan pada Januari 2010 untuk memberikan suntikan kepemimpinan dan pengalaman, tapi kontraknya habis musim panas ini.

Dia pun memutuskan untuk tidak memperpanjangnya, dan mundur dari sepakbola diusia 35 tahun. Tapi dia tidak akan menganggur karena kubu The Citizens langsung mengangkat dia untuk menjadi eksekutif dalam perkembangan sepakbola, tawaran itu pun langsung disambar Vieira.

"Peran ini sangat fantastis. Sebuah tantangan baru untuk saya dan saya sangat berterimakasih pada Manchester City untuk memberikan saya kesempatan ini," ujar Vieira pada situs resmi City.

Vieira menikmati karirnya baik dilevel klub maupun internasional. Dengan Arsenal, dia memenangkan trofi Liga Inggris tiga kali dan empat Piala FA. Semenatara untuk Inter, sebiji gelar Scudetto menjadi bukti.

Sementara dengan timnas Perancis, dia sukses menyumbangkan trofi Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

Mantan pelatihnya di Arsenal, Arsene Wenger, bereaksi pada berita pensiunnya Vieira dengan mengatakan dia adalah pemain yang spesial, yang memberikan kontribusi banyak untuk The Gunners pada masa jayanya.

"Anda pasti menghormati Patrick atas apa yang telah diraihnya. Karirnya sangat sensasional. Dia adalah pemain yang eksepsional untuk kami," ujar Wenger soal Vieira.

Zidane Cetak 5 gol Dalam 22 Detik (Video)


Kita semua telah menjadi saksi akan kehebatan Zinedine Zidane semasa dirinya aktif bermain bola. Dan penampilan Zidane di beberapa pertandingan amal masih saja bisa memikat perhatian banyak penonton.

Video di bawah ini mungkin akan menimbulkan anggapan jika Zidane pensiun terlalu dini. Bahkan mungkin Zidane masih bisa bersaing untuk bisa bermain bersama skuad Timnas Prancis.

Tampil di acara reality show Spanyol bernama "Cracks", Zidane bersama Enzo Francescoli memberikan kesempatan kepada talenta-talenta muda untuk menjadi pemain sepak bola profesional.

Pada awal minggu ini, Zizou yang mempersiapkan diri untuk tampil di Crack berlatih melepaskan 5 tendangan penalti sekaligus. Hasilnya, dalam waktu 22 detik Zidane berhasil menceploskan ke-5 bola melewati sang kiper, tendangan penalti terakhir Zidane mengingatkan kita kepada tendangannya ke gawang Gianluigi Buffon di partai final Piala Dunia 2006.


Leonardo Didorong Inter Menuju Paris


Leonardo tidak sudi jika disebut cap tidak setia dengan Inter. Dan menegaskan, pembicaraan dengan sebuah klub Perancis terjadi usai penujukan pelatih baru, dan sudah mendapat restu presiden klub.

Leonardo mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan Paris Saint-Germain (PSG), tetapi menjelaskan kontak itu dilakukan setelah dirinya lengser dari kursi pelatih Inter.

"PSG sudah mengontak saya beberapa kali, tapi saya tidak pernah mengkhianati Inter. Saya tidak pernah berbicara dengan klub asal kota Paris itu sebelum tiga hari yang lalu," jelas Leo.

Leo juga mengaku pemutusan kontrak dengan Inter untuk kemungkinan pindah ke Paris sudah dibicarakan dengan Massimo Moratti.

"Sampai (Gian Piero) Gasperini diumumkan, saya adalah pelatih Inter," sambung Leo.

"Ketika saya mendapat undangan dari PSG saya membicarakannya dengan Moratti dan dia seperti ayah saya sendiri. Moratti memberikan kebebasan untuk memilih," jelas eks allenatore AC Milan tersebut.

Soal perkembangannya dengan kubu Ligue 1 tersebut, Leonardo mengatakan situasinya terus berjalan kedepan.

"Mereka menjelaskan keinginannya dan meminta saya untuk bergabung dengan mereka, tapi saya mengatakan sangat sulit untuk pergi dari Inter," imbuh Leonardo.

"Saya sudah berbicara dengan Moratti dan dia mengerti ini bisa menjadi kesempatan bagus untukku," pungkasnya.

Tim Putri Jerman Tekuk Prancis


Tim nasional putri Jerman mengalahkan Prancis, 4-2, di putaran penyisihan grup A Piala Dunia Putri, di Jerman, kemarin. Meski kalah, Prancis tetap melaju ke babak perempat final. Sebagai pemuncak grup A, Jerman akan meladeni Jepang, sedangkan Prancis akan menghadapi pimpinan grup B, Inggris.

Dalam pertandingan, Jerman terlihat mendominasi permainan. Fatmire Bajramaj sudah mengancam gawang Prancis di menit ke-15. Namun, tendangan Bajramaj masih bisa dimentahkan Berangere Sapowicz. Gol pembuka Jerman dicetak Kerstin Garefrekes di menit ke-25. Adapun Inka Grings menambah keunggulan Jerman di menit ke-32.

Usai turun minum, Prancis berhasil memperkecil kekalahan di menit ke-56 lewat kaki Marie-Laure Delie. Wasit Kirsi Heikkinen terpaksa mencabut kartu merah untuk Sapowicz yang mengganjal Bajramaj di menit ke-65. Grings berhasil menceploskan hadiah penalti itu.

Bermain 10 orang, Prancis justru mampu mencetak gol lewat kaki Laura Georges dari tendangan sudut di menit ke-72. Kedudukan berakhir 4-2 untuk kemenangan Jerman setelah Celia Okoyino da Mbabi membuat jala Prancis kembali bergetar di menit ke-89.

Pelatih Jerman, Silvia Neid, mengistirahatkan pencetak gol terbanyak, Birgit Prinz. Ia memasang sayap Bajramaj yang bermain gemilang di pertandingan ini. “Dia sangat lincah, aktif di lapangan, dan pertahanannya sangat bagus,” ujar Neid memuji Bajramaj.

Mbabi yang mencetak gol penutup Jerman mengatakan senang dengan kemenangan itu. “Kami bisa menang dan kami senang sekali,” ujarnya.

Pemain Jerman dan Perancis Rela Foto Syur!


Pemain tim sepakbola wanita Jerman dan Perancis membuat suatu gebrakan dalam langkah mempopulerkan olahraga tersebut. Para penggocek bola itu rela berpose bugil untuk menarik perhatian kaum adam.

Tiga anggota timnas sepakbola wanita Perancis, yang masuk kedalam skuad Piala Dunia Wanita 2011, memilih untuk berpose telanjang untuk surat kabar Jerman, Bild, demi menarik peminat olahraga yang dinilai untuk pria tersebut.

Gaetane Thiney, Elodie Thomis, dan Corine Franco berpose digambar tersebut dengan motto yang bertuliskan: "Harus seperti inikah kami muncul sebelum anda menonton permainan kami?"

Mereka menegaskan, tindakan ini diambil hanya sebatas untuk menarik perhatian penonton untuk datang ke ajang olahraga tersebut.

"Hasil fotonya sangat bagus dan saya sangat menyukainya," ujar Thiney, yang mencetak dua gol saat menggulung Kanada 4-0, pada Bild. "Kami ingin memprovokasi dan menjadi bahan pembicaraan,"

Namun, dia menambahkan tidak hanya ingin dinilai lewat tubuh atletisnya saja. Mereka juga ingin menarik perhatian lewat sukses dilapangan hijau.

"Kami akan berusaha untuk menarik perhatian lebih melalui hasil sukses kami," tambahnya.

Selain tim Perancis, bulan lalu tim sepakbola wanita Jerman juga melakukan hal yang sama untuk majalah dewasa Playboy. Beberapa pemain seperti Annika Doppler, Kristina Gessat, Ivana Rudelic, Julia Simic dam Selina Wagner, berpose seksi dengan menunjukan sebagian besar tubuh atletis mereka.

Tapi ternyata mereka tidak hanya handal didepan kamera, diatas lapangan pun mereka buktikan punya kualitas yang hebat.

Saat ini Perancis dan Jerman sama-sama memuncaki klasemen grup A dengan nilai maksimal enam dari dua laga. Keduanya akan bentrok pada laga terakhir grup hari Selasa waktu setempat (5/7).

Wonderkid Sociedad Tolak Pinangan Barca


Jika para pesepakbola di seluruh dunia sangat memimpikan bisa mengenakan kostum Barcelona. Namun, Antoine Griezmann justru menolaknya. Alasannya?

Griezmann saat ini tercatat masih memperkuat klub Real Sociedad. Pemain timnas Prancis U-21 itu musim ini tampil mengesankan bagi klubnya dengan mencetak tujuh gol dari 37 penampilannya di kancah La Liga.

Performa gemilangnya musim ini menarik minat Barca untuk merekrutnya. Tim Raksasa Katalan berniat menjadikannya alternatif jika gagal mendapatkan bintang Udinese Alexis Sanchez.

Namun, tawaran tersebut justru ditolak Griezmann. Dia mengaku saat ini sangat bahagia bermain di klubnya dan tak pernah terbersit dalam pikirannya untuk meninggalkan Sociedad.

“Sangat menyenangkan mengetahui klib sebesar Barca tertarik meminang saya. Itu berarti saya telah tampil dengan baik musm ini,” ungkapnya pada Sport.

“Saya konfirmasikan bahwa perwakilan Barca telah menemui agen saya. Namun, saya memutuskan untuk tetap tinggal.” Tambahnya.

“Saya ingin bermain secara penuh dan tak ingin hanya menjadi pemain cadangan. Itulah alasan mengapa saya memilih tinggal bersama Sociedad selama satu atau dua musim lagi,” tandasnya.

William Gallas Pensiun dari Timnas?


Bek Tottenham Hotspur William Gallas mengindikasikan akan pensiun dari tugas membela tim nasional Prancis.

Mantan pemain Arsenal dan Chelsea tampaknya tidak senang dengan "perlakuan" pelatih Laurent Blanc yang tidak memasukkan namanya dalam beberapa pertandingan terakhir.

Blanc tidak mengikutsertakan pemain berusia 33 tahun itu saat menghadapi Belarusia di kualifikasi Piala Eropa 2012 dan melawan Ukraina serta Polandia dalam pertandingan persahabatan.

"Saat saya melihat diri saya kembali dalam level permainan tinggi (dengan Tottenham), saya pikir Blanc akan memanggil saya," ujar Gallas kepada L'Equipe.

"Saya pikir yang terbaik yang bakal terpilih. Dan, saya pikir musim ini saya merupakan salah satu pemain terbaik Prancis di posisi seperti ini. Oke, kalau memang begitu...saya akan mengundurkan diri dari karir internasional."

"Saya sudah tampil dalam level top dalam 16 tahun ini, dan hanya karena satu keputusan, satu kesalahan yang menganggap remeh saya, yang akhirnya mengubah segalanya."

Gallas menjalani debutnya bersama Les Blues pada 2002. Sejak saat itu, ia sudah tampil sebanyak 80 pertandingan.

Gabriel Heinze Tinggalkan Marseille


Gabriel Heinze akan meninggalkan Olympique Marseille setelah musim ini berakhir, meski dia belum memastikan akan bermain di mana musim depan.

Heinze mengungkapkan alasannya meninggalkan Marseille adalah karena sudah tidak ada kesepahaman dengan pemilik klub.

"Bukan karena masalah uang, yang mana bukan yang terpenting dalam kehidupan ini. Tapi mengenai proyek ke depan," tandasnya.

"Pelatih Didier Deschamps mengajak saya bergabung dengan membicarakan mengenai proyek ini, dan saya tak melihat proyek dijalankan. Maka lebih baik bagi saya untuk pergi," jelas Heinze.

"Saya rasa saya sudah membantu klub dengan meninggalkan tim," lanjutnya lagi.

Heinze sendiri merupakan pemain dengan gaji terbesar di Marseille, di mana dia mendapat 400 ribu euro per bulan.

Didier Deschamps Berunding Dengan AS Roma


Didier Deschamps, pelatih Olympique Marseille, menegaskan dirinya sedang berunding dengan AS Roma.

"Saya masih berunding, dan belum membuat komitmen apa pun," ujar Deschamps.

"Yang harus diketahui adalah saya ke Roma bukan karena tergiur uang," lanjutnya.

Bersama Rudi Garcia, pelatih Lille, Deschamps adalah hot favorite bagi Thomas De Benedetto -- presiden baru Giallorossi. Garcia tampaknya lebih suka bertahan. Deschamps membuka diri untuk kembali ke Italia.

"Saya sedang mempertimbangkan masa depan saya, dan uang tidak akan menjadi elemen menentukan saat saya mengambil keputusan," demikian Deschamps.

Menurut Deschamps, dirinya ingin lebih dulu mendengar proyek pembangunan kembali AS Roma yang disusun Di Benedetto.

"Jika saya mengatakan tidak ada kontak dengan AS Roma, wartawan pasti menertawakan saya. Seperti pemain, pelatih juga sibuk mencari peluang baru pada musim panas," kata mantan pelatih Juventus itu.

Deschamps saat ini masih terikat kontrak sampai Juni 2012 dengan Marseille. Jika memutuskan pergi, dan Roma memboyongnya, Giallorossi harus membayar kompensasi €3 juta kepada Marseille.

Semula, Marseille khawatir Deschamps meninggalkan Marseille menuju London untuk menangani Chelsea. Bahkan manajemen Marseille sempat menertawakan rumor yang mengaitkan Deschamps dengan Roma.