Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan

Debut Maradona di Timur Tengah Berakhir Kekalahan

Legenda Argentina yang saat ini melatih klub Uni Emirat Arab Al Wasl, Diego Maradona, memulai debutnya di Timur Tengah dengan mengecewakan. Klub asuhannya dibekuk oleh sang juara bertahan Liga UEA.

Pasukan Al Wasl asuhan Maradona dikalahkan 4-3 oleh juara Liga Profesional UEA, Al-Jazira. Membuat noda pada debutnya di negara Emirat itu.

Al Wasl tertinggal 3-1 lebih dulu tapi mampu menyamakan kedudukan berkat kompatriot Maradona, Mariano Donda, yang mencetak hat-trick untuk kubunya.

Namun, Al Wasl harus mengakui keunggulan lawan pada gol menit terakhir yang dibuat pemain Brasil, Judel Volnei. Meski kalah, Maradona tetap bangga melihat permainan anak asuhnya.

"Pemain saya telah membuktikan mereka mampu tampil penuh perjuangan dan saya senang melihatnya," ujar Maradona pada Football France.

"Di babak kedua, hanya ada satu tim yang berada dilapangan, milikku. Pemainku bermain dengan sangat baik, dan hasil 3-3 seharusnya menjadi hasil yang adil," paparnya.

Ini adalah pertama kalinya Maradona kembali ke kursi pelatih sebuah klub, sebelumnya dia pernah melatih Racing Club pada tengah 90-an lalu melatih Timnas Argentina yang gagal bersinar di Piala Dunia 2010 lalu.

Alfred Riedl Lanjutkan Karir di Laos

Mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, akhirnya melanjutkan karir di Laos. Negara yang pernah ia tangani pada SEA Games 2009 di Laos.

Seharusnya Riedl masih menukangi Indonesia hingga tahun depan namun kontraknya diputus secara sepihak oleh PSSI dengan alasan adanya cacat kontrak. PSSI sendiri enggan membayar kompensasi sebesar Rp 1,6 miliar, seperti yang tertera pada kontrak.

Sementara Riedl mengurus haknya melalui FIFA, pelatih asal Austria itu melanjutkan karir kepelatihannya dengan kembali ke Laos. Di sana, Riedl akan menjabat sebagai direktur teknis terlebih dahulu karena saat ini Laos memiliki pelatih asal Australia. Baru kemudian ia menangani timnas U-23 Laos pada Januari mendatang.

"Saya akan menetap di Austria selama tiga hari. Kemudian, saya akan ke Laos pada bulan Oktober," ungkapnya.

"Saya akan menandatangani kontrak selama tiga tahun bersama Laos. Saya akan mulai bekerja sebagai seorang direktur teknis. Sebagai seorang direktur teknis, saya akan ikut mendampingin timnas U-23 Laos di ajang SEA Games November mendatang."

"Kemudian pada bulan Januari mendatang, saya baru akan melatih timnas U-23 dan timnas senior Laos," sambungnya.

Namun, Riedl juga menegaskan bahwa dirinya siap kembali menangani timnas ataupun melatih di tempat lain jika ada tawaran bagus menghampirinya selama masa kontraknya bersama Laos.
"Selama jangka waktu itu, apa saja bisa saja terjadi. Saya juga siap jika kembali dipercaya sebagai pelatih timnas," pungkasnya.

Yordania Bakal All-Out


Timnas Yordania akan menggunakan laga uji coba melawan timnas Indonesia, Minggu dini hari nanti (27/8/11) WIB, sebagai pemantapan sebelum menghadapi Irak.

Timnas Indonesia telah tiba di Amman, Yordania, untuk menghadapi Jordania di Stadion Internasional Amman.

Laga ini akan dimanfaatkan tuan rumah sebagai persiapan menghadapi timnas Irak pada laga pembuka Grup A Kualifikasi Piala Dunia zona Asia 2 September mendatang.

“Laga ini akan menjadi geladi resik sebelum menghadapi Irak. Kami bersama staf teknik akan mengamati kemampuan para pemain dalam persiapan terakhir ini, sebelum menyusun komposisi yang pas untuk laga berikutnya,” ujar pelatih Yordania, Adnan Hamad.

“Faktor konsentrasi adalah yang terpenting untuk saat ini selama menjalani laga kualifikasi, terutama karena pada laga pembuka bebannya seringkali terasa lebih berat,” lanjutnya.

Namun Hamad menegaskan moral timnya sedang tinggi karena semua orang sadar mengenai tanggungjawab terhadap negara yang dibebankan kepada mereka, terutama bahwa masyarakat Yordania sangat berambisi melihat tim kesayangannya menembus Piala Dunia di Brasil.

Seemntara itu, penyerang Yordania Abdullah Deeb, berharap bisa tampil lebih baik dari pertandingan terakhir melawan Tunisia di Tunisia, yang berakhir 3-3. Melawan tim yang berada 35 peringkat di atas mereka tersebut, Yordania sempat unggul sebelum Tunisia mengejar lewat dua hadiah penalti.

“Ini merupakan suatu pencapaian tersendiri bagi kami, bisa bermain imbang lawan Tunisia, karena mereka adalah salah satu tim terbaik di Afrika,” ujarnya, seperti dilansir iewy.com.

“Namun kami melakukan sejumlah kesalahan dan kami akan mencoba memperbaikinya pada laga uji coba terakhir melawan Indonesia,” tandasnya.

Legenda Brasil Latih Timnas Irak


Legenda Brasil, Zico resmi ditunjuk sebagai pelatih timnas Irak dimana ia ditugaskan untuk membantu meloloskan Irak ke Piala Dunia 2014 di Brasil.

Zico sudah mengumumkan secara resmi bahwa dirinya akan menangani timnas Irak setelah mencapai kesepakatan dengan Persatuan Sepakbola Irak.

Pria 58 tahun itu sudah melakukan negosiasi dengan negara Asia Barat itu dalam beberapa pekan.

"Semuanya sepakat. Saya dan pengacara sudah mengrimkan draft kontrak kepada Irak. Sejauh pengamatan saya, semuanya berjalan lancar. Tinggal menunggu penandatanganan kontrak saja," ujar Zico kepada Reuters.

Irak tidak pernah lolos ke Piala Dunia sejak tahun 1986 tapi bekas pelatih Jepang itu diberi tugas berat untuk meloloskan Irak ke Piala Dunia 2014.

Irak tergabung di Grup A bersama China, Yordania dan Singapura.

Inilah Peta Kekuatan Palestina


Boaz Solossa dan rekan-rekannya akan menghadapi tim nasional Palestina dalam laga uji coba di Stadion Manahan Solo, Senin besok. Lawan yang menjadi uji tanding Boaz cs sebelum menghadapi putaran ketiga Pra-Piala Dunia 2014 ini bukan tim sembarangan. Meski hanya laga uji coba, Palestina diperkuat oleh pemain pilar yang sebelumnya tampil di putaran kedua Pra-Piala Dunia 2014.

Para pemain pilar itu, seperti Mohammed A. Shbair, Khader A. Abuhammad, Ashraf N. O. Alfawaghra hingga penyerang Fahed A. F. Attal. Total pemain yang dibawa pelatih Abdalnasser Barakat itu sebanyak 21 pemain.

Saat tampil menghadapi Thailand pada leg pertama di kandang Negeri Gajah Putih, Palestina kalah 0-1. Kemudian ketika berganti menjadi tuan rumah di leg kedua, Palestina hanya mampu menahan imbang 2-2. Dengan hasil itu, maka Palestina harus mengakui keunggulan Thailand yang ketika itu masih diasuh Beza Moussa dengan agregat 3-2.

Rombongan tim Palestina tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, kemarin, menggunakan penerbangan EY 472 dari Abu Dhabi dan langsung ke Solo dengan pesawat Garuda, GA 224, pukul 16.35 WIB.

Menurut rencana, Duta Besar Palestina untuk Republika Indonesia, Fariz Mehdawi, akan hadir menyaksikan langsung ke stadion untuk mendukung timnas Palestina bertanding. Selain Fariz, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia juga mengundang Taher Ibrahim Hamad, Sekretaris Kedutaan Besar Palestina, dan Alrjoub Jibril selaku Presiden Federasi Sepak Bola Palestina. Namun untuk kedatangan Taher dan Alrjoub belum ada konfirmasi ke PSSI.


Skuad timnas Palestina
Penjaga Gawang: Mohammed A. M. Shbair, Tawfiq A. Y. Abuhammad, Fahed S. A. Alfakhouri
Pemain belakang: Rafat K. M. Ayyad, Samer M. A. Halsi, Nadim B. A. Baraghatha, Khaled A. K. Mahdi, Hani Y. S. Abubelal, Hussam I. A. Abusalah, Haytham M. S. Theeb, Ahmem A. A. Salama L.
Pemain tengah: Ali H. A. Khatib L, Khader Y. A. Abuhammad, Murad I. M. Said, Abdulhamid F. M. Abuhabib, Mohammed J. J. Jebreen, Sulaiman A. Z. Obaid
Pemain Depan: Khaled J. A. Salem, Ashraf N. O. Alfawaghra, Iyad A. S. Gharqoud, Fahed A. F. Attal

Ofisial:
1. Mohammed M. I. Abu Srour (Head of Delegation)
2. Abdalnasser S. H. Barakat (Head Coach)
3. Makram Dabboub (Assistant Coach)
4. Ibrahim Y. I. Qatari (Team Manager)
5. Mustafa G. M. Meshaati (Physio)
6. SabeI B. Koukash (Dokter)
7. Omar A. M. Barahma (Equipment Man)
8. Raed A. A. Issa (Media Officer)

Safee Sali Didukung Rakyat Malaysia Gabung QPR


Reaksi masyarakat Malaysia setelah pengusaha negeri jiran itu, Tony Fernandes, membeli klub Liga Primer Inggris, Queens Park Ranger, terpecah. Ada yang mendukung tapi ada juga yang menghujat.

"Saya tidak tahu apakah ini akan memberi efek pada saya sebagai fans Arsenal, tapi sebagai orang Malaysia itu membuat saya bangga bisa melihat sesama Malaysia bisa memiliki klub Liga Primer," ujar Hasminderaputra Abu Bakar, juru bicara official Arsenal Malaysia supporters Malaysia.

Meski banyak yang merasa bangga kompatriotnya bisa menjadi bos di Inggris, tidak sedikit yang meragukan keputusan itu.

"Dasarnya, jika ingin membeli klub Liga Primer, anda harus siap mengeluarkan uang banyak," ujar Mohan Thamirajah, presiden official Malaysian Chelsea Supporters club, pada Reuters. "Tony memang siap mengeluarkan puluhan juta (Pound) tapi saya ragu itu cukup membuat klub itu sukses,"

Fernandes, pemilik perusahaan penerbangan low-cost AirAsia dan tim Formula Satu Lotus, telah mengumumkan hari Kamis lalu (18/8/2011) bahwa dia sudah membeli 66 persen saham QPR. Dia pun menjadi orang Malaysia kedua yang memiliki klub di tanah Inggris.

Sebelumnya, millioner Malaysia, Vincent Tan, sudah memiliki Cardiff City, yang bermain di divisi Championship.

Selain memuji dan menghujat, rakyat Malaysia juga berharap Fernandes tidak melupakan talenta lokal. Lewat Twitter, nama penyerang 'Harimau Malaya' yang saat ini memperkuat Pelita Jaya, Safee Sali, disodorkan agar bisa memperkuat klub yang bermarkas di Loftus Road itu.

Persipura Sudah Kantongi Peta Kekuatan Arbil SC


Pelatih Persipura Jayapura Jacksen Tiago mengaku telah mengantongi peta kekuatan lawan mereka di babak perempatfinal Piala AFC, Arbil Sports Club.

Tim Mutiara Hitam rencananya akan menjamu Arbil SC di Stadion Mandala dalam laga leg pertama babak perempatfinal Piala AFC pada 13 September mendatang.

"Lawan kami punya banyak kelebihan. Selain memiliki kecepatan, pemain mereka juga memiliki postur tubuh yang tinggi," ungkapnya.

Menurut dia, selain hal tersebut kekuatan Arbil SC juga terletak di lini tengah dan barisan depan, sehingga sebagai pelatih ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk menerapkan strategi terbaik meredam kelebihan lawan.

"Selain itu, mereka juga sering mengandalkan serangan dari kedua sisi. Bahkan dari data yang saya dapat, hampir semua gol yang mereka ciptakan berawal dari penetrasi gelandang dan sundulan para penyerang mereka," tambahnya.

Setelah menghadapi sang lawan di Stadion Mandala pada 13 September 2011, Persipura akan melawat ke markas Arbil SC, Stadion Franso Hariri, pada 27 September nanti.

Ronaldo Arogan Egois Emosi Sombong Terlalu Banyak Gaya


Para wartawan dan penggemar di China mengecap penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, sebagai seorang yang arogan. Stigma itu muncul akibat Ronaldo bersikap angkuh dalam jumpa pers jelang pertandingan melawan Guangzhou Evergrande pada laga persahabatan, Rabu (3/8/2011).

"El Real" sedang tur ke China untuk mempromosikan nama Madrid. Namun, beberapa pengamat menilai perilaku Ronaldo pada konferensi pers justru merusak citra Madrid.

"Dia selalu tampak egois dan arogan," ujar Yan Qiang, Wakil Presiden Titan Media, salah satu media olahraga terkemuka China.

"Perilaku tersebut akan merugikan dia," ungkap Yan yang juga menilai reaksi negatif Ronaldo bakal merusak citra Nike selaku sponsor penyerang asal Portugal itu.

Ronaldo menunjukkan perilaku yang tidak bersahabat karena irit dalam menjawab pertanyaan media setempat. Ronaldo, misalnya, hanya mengucapkan "Perfecto" saat menjawab pertanyaan soal perkembangan cedera Ricardo Kaka.

Wartawan pun sempat mengangkat mood mantan pemain Manchester United itu dengan melayangkan pertanyaan ringan, "Apakah Anda mengganti popok anak Anda?" "Tentu saja, sebagai seorang ayah, itu adalah normal untuk mengganti popok bayi," jawab Ronaldo.

Ketika ditanya apakah akan kembali ke Manchester United atau Premier League, Ronaldo menjawab singkat, "Mungkin. Mengapa tidak? Anda tidak akan pernah tahu."

Pertanyaan berlanjut tentang minat Ronaldo terhadap tenis meja dan apakah dia tahu salah satu atlet tenis meja China. Ronaldo juga sempat ditanya tentang kesan-kesannya di Guangzhou dan ia mengatakan, Guangzhou sangat panas.

Yan menyesalkan sikap Ronaldo. Padahal, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh media kepada Ronaldo tidak banyak terkait dengan sepak bola."Penggemar China berbeda dari penggemar Eropa. China lebih tertarik mengenai kehidupan pribadi ikon mereka," Kata Yan.

"Saya tidak tahu mengapa Ronaldo bisa menjadi Pemain Terbaik Dunia, tapi saya yakin dia akan dihukum karena apa yang dia lakukan pada jumpa pers," tulis pengguna situs web Wangjihe yang merupakan situs web terpopuler.

"Ronaldo benar-benar bagus di sepak bola dan tampan. Namun, Ronaldo tidak sederhana," tulis pendukung lain di situs web itu dengan menggunakan nomor pengguna 7726693116.

Ada seorang pendukung menyarankan Ronaldo menyewa staf humas untuk mengajarinya melayani media.

Bahkan, ada seorang pengamat melontarkan pernyataan kasar, "Lihat dirimu! C Ronaldo, pulang saja!"

Madrid sendiri masih menyisakan satu pertandingan di China, yakni melawan Tianjin Teda, Sabtu (6/8/2011).

Bahrain Nilai Indonesia Bisa Menyulitkan


Kapten timnas Bahrain, Mohamed Salmeen tidak ingin jumawa jelang putaran ketiga pra-Piala Dunia 2014. Dia mengatakan grup itu sangat berat dan menilai Indonesia bisa menjadi batu sandungan.

Bahrain masuk kedalam grup E bersama Iran, Qatar dan Indonesia. Walaupun disebut unggulan, Mohamed Salmeen enggan menganggap grup ini sebagai persaingan yang lunak.

"Iran adalah salah satu tim besar di Asia, sementara Bahrain dan Qatar sudah berkembang dan menampilkan performa bagus belakangan ini,"

"Sementara semuanya harus tetap menghormati Indonesia yang akan menjadi pesaing yang sulit," ungkap Salmeen, seperti dikutip situs resmi AFC.

"Saya pikir grup ini sangat berat dan akan sangat sulit untuk lolos dari grup ini. Tapi kami terbiasa bermain dilaga sulit dan kami sudah dua kali mencapai play-off,"

"Kami ingin melakukan yang sebelumnya pernah kami lakukan, dan kali ini kami ingin mencapai Piala Dunia," tutur kapten Bahrain itu.

Sementara itu, pelatih tim timur tengah itu, John Taylor, juga tidak ingin menganggap langkah mereka akan mudah menuju babak selanjutnya.

"Ini adalah grup yang berat, tiap lawan memiliki kualitas bagus," ujar Taylor pada media lokal Bahrain.

"Hal terpenting sekarang adalah kami harus fokus dalam persiapan. Kami harus menghormati semua lawan, dan semoga kami bisa tampil bagus dan mencoba untuk lolos ke fase berikutnya," lanjut pelatih asal Inggris itu.

Bin Hammam Diusir dari Sepakbola


Presiden AFC yang juga anggota Exco FIFA, Mohamed bin Hmmam akhirnya dijatuhi hukuman seumur hidup tidak boleh berurusan dengan sepakbola setelah dinyatakan bersalah oleh komite etik FIFA.

Hammam dinyatakan bersalah setelah dituntut karena mencoba menyuap anggota persatuan sepakbola Karibia saat menjalani kampanye di Trinidad Mei lalu jelang pemilihan Presiden FIFA.

Setelah dua pertemuan yang tidak dihadiri Hammam, deputy komite etik FIFA, Petrus Damaseb, menyatakan pria berusia 62 tahun itu dinyatakan bersalah dan dihukum seumur hidup dari olah raha sepakbola.

"Bin Mammam dengan ini dihukum dari seluruh aktivitas yang berhubungan dengan sepakbola dalam ajang nasional maupun internasional seumur hidup," begitulah pernyataan Damaseb, seperti yang dikutip Soccernet.com.

"Ini bukti tidak ada toleransi pada sifat-sifat yang tidak sesuai aturan," tegasnya.

Dan kubu Hammam pun tidak hanya diam, mereka langsung melempar keberatan dan menolak keputusan tersebut.

"Mr Bin Hammam menolak hasil keputusan komite etik FIFA dan masih menyatakan tidak bersalah," ujar tim hukum Bin Hammam.

"Dia akan terus melawan kasus ini lawat jalur legal yang terbuka untuknya," sambung tim legal pria asal Qatar tersebut.

Tendangan Penalti Paling Nyentrik Sedunia


Pernah melihat kuda menyepak bola? Berbeda dengan gajah yang bisa bermain sepak bola, kuda hanya bisa menendang bola ke arah belakang. Nah, Theyab Awana, salah satu pemain Uni Emirat Arab, mempraktekkan tendangan jenis ini saat mengeksekusi penalti ke gawang tim Libanon.

Saat hendak menendang bola, dia berperilaku wajar. Entah mendapat ide dari mana, setelah melakukan ancang-ancang, tiba-tiba badannya berbalik membelakangi bola yang berada di titik penalti.

Dan, hups, dia melakukan tendangan gaya kuda. Kiper lawan yang sudah konsentrasi mencegat bola sesuai gerak tubuh Awana pun terkecoh. Laju bola yang tidak terlalu kencang itu melesak menerpa jala. Skor saat itu 5-2 untuk UEA.

Penonton tentu bersorak riang. Namun, tidak dengan pemain Libanon. Beberapa dari mereka terlihat marah. Mereka menganggap tindakan Awana sebagai bentuk penghinaan.

Ternyata, bukan lawan saja yang gusar, emosi juga menyulut timnya. Petinggi Federasi Sepak Bola UEA, Esmaeel Rashed, marah besar. “Tindakan yang sama sekali tidak terhormat. Tindakan ini tidak menghormati lawan,” katanya seperti dikutip koran-koran di sana. Pelatih UEA, Srecko Katanec, juga sama. Dia langsung menarik pemain itu keluar dari lapangan.

Di akhir pertandingan itu, UEA menang telak, 7-2. Semua orang pun senang, kecuali Awana. Esmaeel Rashed, Ketua Federasi Sepak Bola, belum reda marahnya. Bagaimana pun tindakan itu harus diganjar hukuman. Rapat segera digelar untuk membicarakan vonis buat Awana. Pilihannya diskor selama beberapa waktu atau kena denda.


Maradona Salahkan Batista


Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, menyalahkan Sergio Batista yang gagal memberi hasil maksimal bagi Argentina di Copa America 2011 yang berlangsung di kandang sendiri. Apalagi setelah Batista menolak mundur dan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mempertahankan mantan punggawa, Le Albiceleste, sebagai pelatih.

“Kalau aku menjadi dia, aku tinggal di rumah saja dan tidak melanjutkan tugas ini,” kata Maradona. Batista merupakan pengganti Maradona di kursi pelatih tim nasional sejak Februari lalu. Pelatih 40 tahun ini merupakan rekan satu tim Maradona ketika Argentina memenangi Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Argentina yang diunggulkan memenangi Copa America 2011 malah tumbang di perempat final di tangan Uruguay lewat adu penalti. Di babak penyisihan, Tim Tango hanya menang melawan Kosta Rika setelah ditahan imbang Bolivia dan Kolombia. “Hanya menang melawan Kosta Rika bukan sebuah prestasi,” kata mertua striker Argentina, Sergio Aguero, ini.

Selain mengkritik pedas Batista, Maradona juga menyalahkan Julio Grondona, Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina. Figur ini dinilai sering mencampuri urusan tim sehingga banyak masalah yang timbul. “Kalau hanya menang satu kali di Copa America, aku memilih mundur,” katanya. Grondona memang kerap bersilang pendapat dengan Maradona setelah terdepak sebagai pelatih.

Menurut pelatih yang membawa Argentina hanya sampai perempat final Piala Dunia 2010 ini, Batista gagal memaksimalkan potensi Lionel Messi. Padahal, kemampuan pemain Barcelona ini dinilai masih yang terbaik di antara pemain yang berlaga di Copa America. Skuad Tango dinilai kurang nyaman bermain di bawah asuhan Batista. “Mereka lebih bahagia bersamaku,” katanya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan melatih Argentina kembali, Si Boncel ini menolak mentah-mentah. Apalagi selama Grondona masih berada di kursi tertinggi asosiasi negaranya. “Aku sudah punya pekerjaan di Dubai, jauh dari negara sendiri,” katanya. Di Negeri Petro Dolar ini, Maradona bakal melatih Al Wasl, salah satu klub profesional Uni Emirat Arab.

Bingung Tentukan Format Kompetisi, PSSI Minta Saran AFC


Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia harus bekerja keras untuk menciptakan format kompetisi, baik profesional ataupun amatir untuk musim 2011-2012. Pengurus PSSI akan meminta masukan Federasi Sepak Bola Asia(AFC) untuk membentuk kompetisi yang ideal.

Anggota Komite Eksekutif PSSI Sihar Sitorus mengatakan akan bertemu klub peserta Liga Super Indonesia dan Liga Primer pekan depan. "Terus terang kami bingung juga memikirkannya. Yang jelas, kini kita harus memulai dari nol lagi," kata Sihar, Selasa, 19 Juli 2011.

Sihar mengatakan pertemuan itu rencananya akan digelar di kantor PSSI pada 25 Juli mendatang. Perwakilan dari bidang kompetisi AFC rencananya juga bakal diundang dalam pertemuan itu. "Kami mengharapkan masukan dari petinggi di AFC juga bagaimana menghadapi masalah seperti ini," katanya.

Menurut Sihar, dalam pertemuan itu akan dipaparkan segala aspek persyaratan yang harus dipenuhi klub agar bisa masuk dalam kompetisi. Selain finansial, kata Sihar, klub juga harus memenuhi aspek infrastruktur, hukum, administrasi, dan supporting.

Masalah finansial melanda klub peserta Liga Super dan Divisi Utama karena tidak ada kucuran dana dari pemerintah. Menteri Dalam Negeri sudah melarang penggunaan APBD untuk membiayai klub profesional.

Sihar mengatakan sebuah klub membutuhkan dana tak sedikit untuk mengikuti kompetisi selama semusim. "Minimal 10-15 miliar untuk menggulirkan kompetisi profesional musim depan,” ujarnya. Sumber pendanaan itu bisa didapatkan dari sponsor, tiket, dan merchandise masing-masing 30 persen. Sisanya 10 persen didapat dari pihak lain.

Menurutnya, untuk aspek finansial sangat mungkin sudah dipenuhi oleh klub-klub Liga Primer. Tetapi, Klub LPI belum bisa masuk dalam kompetisi profesional seperti Liga Super karena belum masuk menjadi anggota PSSI.

Pertemuan itu nanti juga akan membahas penyelesaian klub-klub dibawah liga yang digagas pengusaha Arifin Panigoro tersebut. Sempat diwacanakan untuk menggabung Liga Super dan Liga Primer. Namun, usul itu ditentang oleh klub peserta Liga Super. Sihar berharap pertemuan itu akan menemukan solusi masalah ini.

Solusi itu juga termasuk masalah sponsor dengan PT Djarum untuk ISL. "Tentunya perlu kita lihat lagi kontraknya seperti apa. Djarum juga sudah memiliki pemikiran tersendiri pastinya untuk menanggapi masalah ini," lanjutnya.

Awal Manis Fernando Torres dan Andre Villas-Boas


Kesan pertama harus menggoda. Manajer baru Chelsea, Andre Villas-Boas (AVB), mampu menunjukkan kesan tersebut dengan meraih kemenangan pada laga pertamanya bersama The Blues dalam sebuah uji coba.

Dengan setuhan dingin AVB, Chelsea memukul tim Wycombe dengan skor 3-0 dalam pertandingan yang dilangsungkan tanpa penonton di kompleks latihan The Blues, Cobham, Rabu (13/7/2011) dini hari.

Tiga gol Chelsea --yang memakai total 23 pemain, masing-masing dicetak gelandang Yossi Benayoun menit keempat, disusul gol striker Fernando Torres dan bek yang musim lalu dipinjamkan ke Vitesse Arnhem (Belanda), Slobodan Rajkovic, pada babak kedua.

Bagi Torres, gol tersebut menjadi langkah awal yang baik menatap musim baru setelah tampil buruk musim lalu. Apalagi gol yang dicetaknya terbilang indah setelah menerima umpan terobosan Nicolas Anelka.

Kemenangan ini sangat spesial bagi Villas-Boas, manajer muda (33) yang digaet dari FC Porto untuk menggantikan Carlo Ancelotti yang dipecat akhir musim lalu. Hasil inipun membuat skuad Chelsea terkesan dengan kinerja AVB.

"Manajer baru sudah bekerja sangat keras untuk memperbaiki ketajaman kami dan itu berjalan sangat baik. Bekerja dengan bola lebih mudah daripada terus berlari sepanjang waktu," ungkap gelandang bertahan John Obi Mikel di situs resmi klub.

"Sejauh ini, segalanya berjalan dengan luar biasa. Kami semua menikmati latihan dan semuanya berjalan dengan baik. Jadi, semoga kami bisa punya musim yang bagus," ujarnya.

Selanjutnya Chelsea bersiap melakoni tur Asia. Mereka akan meninggalkan London, Inggris, pada Minggu (17/7/2011), menuju Kuala Lumpur Malaysia, dengan membawa skuad utamanya.

John Terry dkk akan menghadapi Malaysia XI di Kuala Lumpur pada Kamis (21/7/2011), Thailand XI di Bangkok, Minggu (24/7/2011), dan tiga hari kemudian akan tampil di Hongkong guna mengikuti turnamen Barclays Asia Trophy bersama Blackburn Rovers, Aston Villa, dan Hongkong XI.

Sementara dua tim raksasa Inggris lainnya, Arsenal dan Liverpool, sudah berada di Malaysia dan Cina untuk mengawali tur Asia.

Kemarin, Arsenal dijajal tim Malaysia XI di Kuala Lumpur, sedangkan Liverpool menghadapi Guangdong Sunray Cave di Stadion Tianhe, Guangzhou.

Selanjutnya The Gunners menuju Hangzhou, Cina, melawan klub Hangzhou Greentown, Sabtu (16/7/2011), dan di saat bersamaan The Reds giliran mengunjungi Kuala Lumpur untuk menantang tim Malaysia XI di Stadion Bukit Jalil.

Tindik Berujung Kartu Merah


Seorang pemain salah satu klub amatir di Australia mendapat kartu merah dengan proses yang sangat aneh. Ia diganjar kartu kuning kedua akibat memiliki tindik (body piercing) di kemaluannya.

Dalam video tersebut, Aaron Eccleston yang merupakan salah satu penggawa Old Hill Wanderers FC mendapat kartu merah akibat tidak mampu membuktikan bahwa telah melepas tindik yang ia kenakan di kemaluannya.

"Pada babak pertama, pemain kami cedera setelah bola menghantam perutnya, ia kemudian mendapat bantuan medis di luar lapangan," ucap salah satu perwakilan klub.

"Pada saat itu wasit mengetahui bahwa ia memilki tindik. Ia kemudian mendapat dua kartu kuning berturut-turut, pertama karena kembali masuk lapangan tanpa memperoleh izin dari wasit, dan yang kedua akibat ia gagal menunjukkan bahwa ia telah melepas tindiknya."


Pemain Libanon dan Kuwait Berkelahi (Video)

Saat Copa America masih minim gol dan liga-liga Eropa baru memasuki pre season, laga uji coba antara Libanon dan Kuwait berakhir dengan insiden menyeramkan.

Libanon yang bermain di kandang sendiri kalah 0-6 dari Kuwait. Tanpa awal yang jelas, hampir seluruh pemain dari kedua tim terlibat pertarungan sengit jelang akhir laga, saling dorong, pukul, dan tendang.

Pertandingan pun dihentikan sebelum waktu normal.

Sesaat setelah berhasil dilerai, pemain-pemain Libanon kembali menyerang Kuwait, kali ini dengan lemparan botol dan kursi.

Untuk mencegah tarung massal antar pemain meluas, petugas militer bahkan harus melepas tembakan AK-47 ke udara!

Salah satu pemain Libanon terlihat berdarah-darah di kepala. Tentu bukan karena tembakan AK. Menurut laporan media setempat, dua pemain harus dilarikan ke rumah sakit.

Pastinya insiden ini bukan cara ideal untuk mengakhiri sebuah laga persahabatan antar dua negara serumpun.


Robbie Fowler Resmi Perkuat Muangthong Thailand


Mantan pemain timnas Inggris dan Liverpool, Robbie Fowler akan diperkenalkan oleh klub asal Thailand, Muangthong pada Minggu ini.

Pemain berusia 36 tahun tersebut memang baru saja resmi menjadi pemain Muangthong yang akan berlaga di Thailand Premier League (TPL).

"Fowler telah setuju bermain dengan Muangthong, saya yakin bahwa sepak bola Thailand akan semakin maju dengan datangnya pemain terkenal seperti Fowler," ujar Manajer Muangthong, Ronnarit Suewaja seperti yang dilansir AFP.

Fowler merupakan salah seorang legenda Liverpool, bersama the Reds, Fowler berhasil mencetak 183 gol dari delapan tahun pengabdiannya di Liverpool.

Fowler yang memiliki 26 caps bersama timnas Inggris dijadwalkan melakukan tes medis pada hari ini.

"Kontrak sudah ditandatangani. Kami hanya harus menyelesaikan beberapa detail," tambah Ronnarit.

Ketika disinggung mengenai berapa lama Fowler akan bermain untuk Muangthong, Ronnarit enggan memberitahukan.

Selain Fowler, ada tiga pemain asing lain yang bermain di Liga Thailand, yakni, Kazuto Kushida dari Jepang, Christian Kouakou dari Pantai Gading dan Ney Fabiano dari Brazil.

Fowler sebelumnya bermain untuk klub asal A-League, Perth Glory selama satu musim, namun akhirnya mengundurkan diri karena alasan keluarga yang ketika itu meminta Fowler untuk kembali ke Inggris dan meneruskan pendidikan kepelatihannya.

Fowler Cicipi Sepakbola Asia Tenggara


Robbie Fowler kembali melakukan petualangan sepakbolanya. Usai meramaikan Liga Australia, kali ini Fowler mencoba peruntungan di Thailand usai bergabung dengan Muang Thong United.

Pemain berusia 36 tahun itu baru-baru ini meninggalkan Perth Glory, tim Liga Australia, karena ingin kembali ke Inggris dengan alasan keluarga. Tapi ternyata merapat ke negara gajah putih tersebut dan sudah menjalankan tes medis hari Jumat (8/7/2011).

"Dia setuju bermain untuk Muang Thong sebagai penyerang," ujar manajer Muant Thong, Ronnarit Suewaja pada AFP.

"Saya yakin liga Thailanda akan berkembang setelah pemain ternama sepertinya setuju untuk bergabung dengan kami," lanjutnya.

"Kontraknya sudah ditandatangani. Hanya masih ada beberapa detail lagi," pungkas sang manajer.

Ronnarit enggan memberi tahu berapa jangka waktu kontrak tersebut, walau ada spekulasi kerja sama itu hanya selama empat bulan.

Liga Primer Thailand 2011 sudah setengah jalan, dengan Muang Thong berada diposisi tiga klasemen umum.

Alberto Zaccheroni Sempat Tolak Empat Tawaran Melatih


Sudah sejak Agustus tahun lalu Alberto Zaccheroni mengemban jabatan sebagai pelatih timnas Jepang. Namun, sebelum dia menerima jabatan tersebut ternyata sempat ada empat pekerjaan yang ditolaknya.

Zaccheroni tak perlu lama-lama menganggur setelah didepak Juventus pada akhir musim 2009-10. Pada Agustus, dia ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Jepang. Dan ternyata, untuk memutuskan mengambil pekerjaan itu, Zaccheroni harus menolak empat tawaran yang datang kepadanya.

"Saya sempat mendapat tawaran dari tiga timnas, dan satu klub asing. Tapi saya tolak semua," ujar allenatore berusia 58 tahun itu.

Keputusan Zaccheroni tak salah. Selama ditukanginya, Jepang tampil perkasa dan tak terkalahkan. Dia juga berhasil mengantarkan Samurai Biru berjaya di Piala Asia 211 pada Januari lalu.

Kontrak Zacceroni saat ini memang tinggal memasuki setahun terakhir. Namun, dia tetap fokus melanjutkan target membawa Jepang lolos ke Piala Dunia 2014 di Brasil.

"Ada 94 negara di Asia, dan babak kualifikasi sudah dimulai. Bagi saya, Iran Arab Saudi, dan Australia merupakan tim yang harus diwaspadai," pungkas dia.

Steven Gerrard Absen Ikut Tur Asia


Untuk menjaga kondisi fisiknya bisa pulih menghadapi awal musim 2011/12, kapten tim Liverpool Steven Gerrard dipastikan tidak ikut bersama The Reds melakoni tur Asia yang dimulai Minggu ini.

Gerrard yang absen menjelang musim berakhir karena cedera paha, sehingga harus dioperasi, akan melanjutkan program rehabilitasi di Melwood.

Liverpool akan menghadapi Guangdong di Cina pada 13 Juli, dan tiga hari kemudian melawan Malaysia XI. Mereka kemudian menjalani latihan di Singapura selama lima hari.

“Sejauh ini, Steven dan tim medis telah bekerja secara fantastis, dan mereka sudah masuk ke tahap terakhir dalam proses pemulihan kondisi fisik Steven,” ujar manajer Kenny Dalglish kepada laman resmi klub.

“Saya yakin akan ada suporter yang merasa kecewa Steven tidak bisa bersama kami di Asia. Tapi saya yakin fans juga memberikan apresiasi kepada Steven untuk mengembalikan kondisi fisiknya seperti semula, supaya bisa fit menghadapi Sunderland di laga pertama musim depan.”