Gelandang Fiorentina, Riccardo Montolivo, mendapat ancaman
pembunuhan. Hal ini ditengarai berkaitan dengan konflik sang pemain
dengan klub seputar kontrak baru.
Seperti dinukil dari Football
Italia, sebuah laman Facebook yang dibuat para penggemar
Montolivo, beranggotakan sekitar 70 ribu pemilik akun Facebook, memuat
sejumlah pesan bernada ancaman bagi pemain berusia 26 tahun itu.
Polisi
telah memeriksa laman tersebut namun mereka tidak akan menanggapi
serius hal ini. Meski demikian, pihak berwenang mengaku meningkatkan
pengawasan. La Digos, agen investigasi di Italia, juga
mengecilkan ancaman ini.
Sebelumnya, Presiden Fiorentina, Mario
Cognigni, dan direktur olah raga Pantaleo Corvino mengungkapkan penyebab
negosiasi kontrak baru dengan sang pemain gagal. Mereka menuduh
Montolivo berusaha mengulur-ulur waktu dan berniat keluar dari klub
dengan status bebas transfer.
CEO Fiorentina, Sandro Mencucci,
menganggap orang yang bertanggung jawab atas ancaman tersebut sebagai
orang bodoh, dalam sebuah wawancara dengan Radio Blu.
“Ancaman
terhadap Montolivo? Saya ingin melabeli ini sebagai perilaku yang
bodoh. Ancaman yang dibuat sepekan lalu itu dibuat oleh orang bodoh.
Saya tak ingin melanjutkan pembahasan mengenai Montolivo. Kami telah
mengatakan apa yang perlu kami katakan,” tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar